Minggu, 9 Agustus 2026

Orientasi Maba Mirip Penataran, Pelaku Kekerasan Dapat Dipolisikan

PALU EKSPRES, PALU – Rektor Universitas Tadulako (Untad), Prof. Dr. H. Muh. Basir Cyio menegaskan, oknum-oknum yang melakukan pelanggaran, khususnya melakukan kekerasan pada pelaksanaan orientasi mahasiswa baru (maba), selain dapat diberikan sanksi dikeluarkan dari kampus, juga dapat dilaporkan ke Polisi untuk dipidanakan.

Menurutnya, sanksi ini sudah sesuai dengan instruksi Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristek Dikti).

“Pak Menteri sudah tekankan, bisa dipolisikan dan bisa juga dikeluarkan, kalau melakukan pelanggaran. Yang jelas, tidak boleh lagi ada kekerasan,” ujar Rektor, di Media Center Untad, Selasa 1 Agustus 2017.

Rektor juga menjelaskan, untuk pelaksanaan orientasi maba Untad pada tahun ini, modelnya akan cenderung mirip penataran, dan akan lebih menitikberatkan pada materi-materi terkait cinta NKRI, Pancasila dan UUD 1945 serta Kebhinekaan.

“Berdasarkan regulasi yang ada, untuk tahun 2017 ini tidak ada lagi istilah ormik (orientasi akademik-red), tetapi lebih menekankan kira-kira cenderung mirip dengan penataran. Materinya juga sudah ada dan lengkap, bagaimana anak-anak kita ini lebih cinta NKRI, Pancasila dan UUD 1945, serta Kebhinekaan,” kata Rektor lagi.

Materi-materi tersebut sebut Rektor, salah satunya bertujuan menanamkan kepada para maba Untad sikap toleransi yang tinggi, serta persaudaraan sesama anak bangsa. “Kita ini bersaudara dari Sabang sampai Merauke, jangan lagi kita mau diobok-obok, oleh pandangan-pandangan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila,” tegas Rektor.

Rektor juga mengungkapkan, Untad akan tetap melibatkan mahasiswa, dalam pelaksanaan orientasi yang rencananya digelar pada pekan kedua Agustus 2017 mendatang, yakni 13-14 Agusutus 2017 pra orientasi, dan pembukaan orientasi pada 16 Agustus 2017.

Terkait hal ini, Rektor berpesan kepada para mahasiswa, agar dapat memberikan teladan yang baik kepada para maba, serta menjauhi unsur-unsur kekerasan.

“Kita berharap, mahasiswa ini memberikan nilai-nilai keteladanan sama adik-adiknya. Jadi jangan lakukan kekerasan, serta jangan disusupi dengan ajaran-ajaran yang tidak mendidik,” pungkasnya.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital