Minggu, 9 Agustus 2026

Pusbang DePSA Untad Gelar Pelatihan Deradikalisasi Perdana

PALU EKSPRES, PALU – Pusat Pengembangan Deradikalisasi dan Penguatan Sosio-Akademik (Pusbang DePSA) Universitas Tadulako (Untad), menggelar Pelatihan Deradikalisasi dan Penguatan Nilai-Nilai Sosio-Akademik perdana, di salah satu hotel di Kota Palu, Sabtu 5 Agustus 2017. Pelatihan ini diikuti sekira 200 mahasiswa Untad, yang terseleksi dari tiap-tiap Fakultas dan Jurusan

Rektor Untad, Prof. Dr. H. Muh. Basir Cyio dalam sambutannya mengingatkan kembali, hadirnya Pusbang DePSA sebagi lembaga yang berperan dalam bidang deradikalisasi di lingkungan kampus Untad, berangkat dari isu nasional dan perhatian Presiden serta Menteri Ristek Dikti, yang menilai kampus sebagai sasaran pengembangan paham yang bersifat radikal.

“Olehnya, kampus diwajibkan untuk mengambil bagian untuk kepentingan itu. Nah, tentu setiap kampus memiliki treatmen yang berbeda, tetapi intinya bagaimana meminimalkan paham-paham radikalisme itu, agar tidak menjalar dan bisa menjadi benih-benih, yang bisa merusak persatuan dan kesatuan bangsa,” jelas Rektor.

Selain itu, pelatihan deradikalisasi oleh Pusbang DePSA Untad tersebut, lanjut Rektor lahir dari hasil analisa bahwa paham-paham radikal, berpotensi masuk dan tumbuh di dalam kampus, melalui tokoh-tokoh atau pemimpin lembaga-lembaga kemahasiswaan.

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa, mahasiswa yang telah mengikuti pelatihan deradikalisasi tersebut, nantinya akan menjadi benteng utama Untad, untuk menangkal paham-paham radikal. Karena salah satu syarat nantinya, bagi mahasiswa yang akan menjadi pemimpin lembaga kemahasiswaan, adalah yang telah lolos pada pelatihan deradikalisasi.

“Kami membaca, bahwa ternyata paham-paham ini kalau mau masuk kampus, melalui tokoh-tokoh pemimpin lembaga-lembaga kemahasiswaan. Karena itu, kita mengkader mahasiswa ini agar ke depan, yang duduk di lembaga-lembaga kemahasiswaan adalah mereka yang sudah kita beri penguatan, sehingga mereka menjadi benteng utama Untad, agar jika ada paham-paham radikal di tangan-tangan mereka lah yang akan menangkal itu,” ujarnya lagi.

Rektor juga menekankan, mahasiswa yang mengikuti pelatihan tersebut, adalah mereka yang telah diseleksi oleh jurusan dan fakultas masing-masing, dan memiliki dasar-dasar akademik yang baik. Hal ini, dimaksudkan agar ke depannya, mahasiswa yang mahir dalam berorganisasi tidak akan melupakan sisi akademiknya.

Ia juga menargetkan, Pelatihan Deradikalisasi dan Penguatan Sosio-Akademik tersebut, akan digelar sebanyak tiga angkatan pada tahun 2017 ini.

“Anak-anak yang kita beri penguatan ini, juga adalah mereka yang memiliki dasar-dasar akademik yang baik. Jadi, mereka nantinya berinteraksi dalam hal apapun pendekatannya akademik. Ke depan, kita harap mereka yang terlibat di kelembagaan, juga tidak melupakan akademiknya,” tutupnya.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital