Sabtu, 8 Agustus 2026

Pembangunan Infrastruktur Diharap Tekan Biaya Logistik

PALU EKSPRES, SURABAYA – Dewan Pemakai Jasa Angkutan Indonesia (Depalindo) berharap pembangunan infrastruktur menurunkan biaya logistik. Tingginya biaya logistik menurunkan daya saing komoditas ekspor Indonesia.

Ketua DPD Depalindo Jawa Timur Isdarmawan Asrikan menuturkan, kontribusi biaya logistik terhadap biaya produksi berkisar 15–20 persen. Tingginya biaya logistik itu membuat harga barang mahal.

”Konsumen lebih memilih barang impor,” katanya, Minggu (10/9). Kondisi tersebut perlu diperhatikan pemerintah, khususnya Pemprov Jatim. Alasannya, ekspor asal Jatim pada semester pertama lalu turun.

Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, nilai ekspor Jatim pada periode Januari hingga Juli 2017 mencapai USD 10,935 miliar.

Artinya, terjadi penurunan 2,95 persen jika dibandingkan dengan pencapaian periode yang sama tahun lalu senilai USD 11,268 miliar.

Di negara-negara tujuan ekspor tradisional, Indonesia bersaing dengan Tiongkok. Indonesia juga memiliki pesaing baru, yakni Vietnam.

Imbas persaingan yang makin ketat, jumlah eksportir di Jatim pun menurun. Saat ini jumlah eksportir di Jatim mencapai 1.000 atau turun sekitar 5–10 persen.

”Penurunan eksportir terbanyak berasal dari eksportir berskala kecil,” kata Isdarmawan.

Jumlah importir di Jatim justru lebih banyak, yaitu 1.500. Nilai impor Jatim pun pada periode Januari hingga Juli tercatat naik signifikan 21,73 persen (yoy).

Nilai impor Jatim pada periode tersebut mencapai USD 12,329 miliar. Artinya, terjadi defisit USD 1,061 miliar.

”Berbagai hambatan seperti di nota pembetulan dan tidak semua pelabuhan memiliki tempat pemeriksaan fisik terpadu (TPFT) cukup memengaruhi biaya logistik,” imbuh Ketua Umum Depalindo Toto Dirgantoro.

(vir/c25/noe)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital