PALU EKSPRES, PALU -Festival Pesona Palu Nomoni (FPPN) ke 2 tahun 2017 diapresiasi pihak Kementerian Pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) RI. Setelah ditetapkan menjadi agenda Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, penyelenggaraan FPPN diharap lebih ditingkatkan lagi.
Harapan itu dikemukakan Mendikbud RI melalui Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid dalam upacara pembukaan FPPN-2, Jumat malam di Palu.
Karena itu Hilmar menantang Walikota Palu untuk mengembangkan event dalam rangka menyambut HUT Kota Palu itu digelar lebih meriah dan bertaraf international.
Menurutnya, Kemendikbud memang tengah mendorong penyelenggaraan even kebudayaan ditingkat daerah. Utamanya penyelenggaraan Pekan Budaya Indonesia (PBI).
“Festival kali ini kami anggap sebagai latihan. karena itu kami tantang pak Walikota, berani nggak membuat event ini lebih besar menjadi even internasional,”kata Hilmar dalam sambutannya.
Dia mengatakan kegiatan demikian memang membutuhkan dukungan semua pihak. Hilmar pun mengaku, FPPN -2 berjalan sukses dan lancar.
Tidak menutup kemungkinan jelas Hilmar, PBI ke 4 tahun 2018 mendatang, Kota Palu bisa kembali menjadi tuan rumah. Ini mengingat keseriusan Pemkot Palu dalam upaya mengembangkan eksistensi kebudayaan nusantara sekaligus upaya mendorong peningkatan perekonomian daerah melalui kepariwisataan.
“Kami mengucapkan terimakasih atas kesediaannya menjadi tuan rumah PBI,”demikian Hilmar.
Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Budaya, Kemenpar RI, Putumura, menyarankan Pemkot Palu untuk memperkuat promosi even tersebut. Salahsatu pendekatan yang mumpuni soal promosi menurutnya adalah dengan melibatkan media.






