Minggu, 9 Agustus 2026

Untad dapat Alokasi 22 Orang CPNS Dosen

PALU EKSPRES, PALU – Pada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2017, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) menerima sekitar 1.500 formasi dosen. Dari jumlah tersebut, akan didistribusikan ke seluruh unit yang dibawahi oleh Kemenristek Dikti, termasuk di antaranya Universitas Tadulako (Untad).

Rektor Untad, Prof Dr. H. Muh. Basir Cyio menyebutkan, dari formasi tersebut Untad kebagian alokasi sebanyak 22 orang CPNS dosen, yang terbagi ke sejumlah program studi dan bidang ilmu, atau rumpun ilmu. Hal ini disampaikan Rektor, saat menjawab pertanyaan seputar penerimaan CPNS Dosen tahun 2017.

“Sebagai Perguruan Tinggi Negeri yang berada di bawah Kemenristek Dikti, maka seluruh rangkaian dan tahapan penerimaan calon CPNS Dosen, berada di bawah kendali Kemenristek Dikti. Perguruan Tinggi yang kebagian alokasi formasi, hanya membantu dalam hal pengumpulan berkas. Selebihnya, menjadi kewenangan Panitia Seleksi (Pansel) Pusat,” jelas Rektor, Selasa (26/9).

Rektor melanjutkan, dalam penetapan jumlah formasi tahun 2017 tersebut, merupakan hasil penetapan Pansel Pusat di Kemenristek Dikti, sebab hingga keluarnya jumlah formasi, berikut bidang ilmu/rumpun ilmu yang dibuka, pihaknya hanya menerima hasil penetapan.

“Ada kemungkinan, semua pertimbangan masih didasarkan hasil analisis jabatan beberapa tahun lalu, termasuk pertimbangan rencana pembukaan prodi baru kala itu. Jadi, formasi tahun ini sama sekali bukan usulan, tetapi atas pertimbangan analisis jabatan beberapa tahun lalu,” tuturnya.

Secara umum, sebut Rektor, tidak ada penegasan terkait cakupan latar belakang ilmu seorang calon peserta, dari Bidang Ilmu mejadi rumpun ilmu, yang diperoleh secara tertulis. Namun ada isyarat, bahwa sepanjang masih satu rumpun ilmu, pada dasarnya tidak dilarang untuk ikut menjadi peserta seleksi. Atas kondisi itu, maka Untad mencoba mengutus Bagian Kepegawaian, untuk berkomunikasi dengan Biro Kepegawaian Kemenristek Dikti, dalam memperluas cakupan tersebut.

Hal ini ditambahkannya, setelah memerhatikan formasi yang dibuka, melalui Pengumuman Nomor 3691/A.A2/KP/2017 tentang Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Kemristekdikti tahun 2017.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital