Sabtu, 4 April 2026

Ini Makanan dan Minuman yang Bisa Picu Migrain

PALU EKSPRES, JAKARTA – Migrain merupakan rasa nyeri di kepala yang umumnya hanya mengenai sebelah sisi kepala saja. Selain sakit kepala, sebagian penderita juga merasakan mual, muntah, dan lebih peka terhadap cahaya atau suara.

Menurut Migraine Research Foundation, apa yang kita makan dan minum ternyata juga bisa menjadi pemicu timbulnya migrain. Nah, agar Anda tidak terserang migrain, berikut ini beberapa makanan dan minuman yang harus dihindari:

1. Kafein.

Terlalu banyak atau terlalu sedikit kafein dapat menyebabkan migrain. Namun menurut American Migraine Foundation, kafein sebenarnya bisa membantu menghentikan migrain yang menyerang. Makanan yang mengandung kafein antara lain, cokelat, teh dan kopi.

2. Pemanis buatan.

Menurut Mayo Clinic, banyak makanan olahan yang mengandung pemanis buatan. Pemanis buatan ini kerap digunakan sebagai alternatif gula bagi penderita diabetes. Kandungan aspartam di dalamnya diperkirakan bisa memicu timbulnya migrain.

3. Anggur merah.

Migrain merupakan rasa nyeri di kepala yang umumnya hanya mengenai sebelah sisi kepala saja.

Selain sakit kepala, sebagian penderita juga merasakan mual, muntah, dan lebih peka terhadap cahaya atau suara.

Menurut Migraine Research Foundation, apa yang kita makan dan minum ternyata juga bisa menjadi pemicu timbulnya migrain. Nah, agar Anda tidak terserang migrain, berikut ini beberapa makanan dan minuman yang harus dihindari:

1. Kafein.

Terlalu banyak atau terlalu sedikit kafein dapat menyebabkan migrain. Namun menurut American Migraine Foundation, kafein sebenarnya bisa membantu menghentikan migrain yang menyerang. Makanan yang mengandung kafein antara lain, cokelat, teh dan kopi.

2. Pemanis buatan.

Menurut Mayo Clinic, banyak makanan olahan yang mengandung pemanis buatan. Pemanis buatan ini kerap digunakan sebagai alternatif gula bagi penderita diabetes. Kandungan aspartam di dalamnya diperkirakan bisa memicu timbulnya migrain.

3. Anggur merah.

Mengonsumsi makanan dan minuman beku bisa memicu rasa sakit yang menusuk kepala. Kemungkinan besar Anda akan mengalami sakit kepala yang kemudian menjadi migrain, jika makan makanan dingin dengan cepat, setelah berolahraga, atau saat cuaca terlalu panas.

Untuk menghindari atau setidaknya mengurangi gejala migrain, selain menghindari beberapa makanan dan minuman yang sudah dijelaskan di atas, menurut dr. Fiona Amelia MPH, Anda juga bisa mengurangi gejala migrain dengan menjalani terapi akupunktur, pijat (massage therapy), dan psikoterapi.

Selain itu, suplemen seperti vitamin B2, coenzyme Q10, dan magnesium bisa mencegah frekuensi migrain. Bila migrain Anda sering terjadi dan dalam waktu lama, sebaiknya konsultasikan kepada dokter spesialis saraf untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat.

(DA/RVS/klikdokter)