Sabtu, 8 Agustus 2026
Agama  

Mo Bayar Biaya Nikah, Tinggal Gesek Aja

PALU EKSPRES, PALU – Pembayaran biaya nikah di luar Kantor Urusan Agama (KUA) di Provinsi Sulteng, ke depannya tidak lagi menggunakan sistem pembayaran menggunakan uang tunai. Transaksi biaya nikah di luar KUA sebesar Rp600 ribu tersebut, akan dilakukan melalui sistem pembayaran nontunai.

Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng, Lutfi Yunus mengatakan, pembayaran biaya nikah di KUA nantinya akan menggunakan mesin Elecronic Data Capture (EDC), yang disediakan oleh pihak Bank yang bekerjasama dengan Kantor Kemenag.

“Itu bentuk kerjasama dengan Bank, jadi mereka memberikan mesin EDC ke KUA, untuk mempermudah pembayaran biaya nikah yang sebesar 600 ribu itu,” kata Lutfi, saat dihubungi, Kamis, 7 Desember 2017.

Dengan adanya mesin tersebut, para calon pengantin tinggal perlu menggunakan kartu ATM yang digesekkan pada mesin tersebut. Uang pembayaran dari rekening calon pengantin, akan langsung tertransfer ke rekening kas negara.

“Ketika calon pengantin datang di KUA, tidak perlu membawa uang tunai, langsung menggunakan kartu ATM. Setoran mereka itu langsung masuk ke rekening kas negaram, tidak lagi singgah di KUA,” jelasnya.

Langkah tersebut telah dimulai, dengan diserahkannya mesin EDC secara simbolis oleh pihak Bank Mandiri Cabang Dewi Sartika, kepada Kepala Kanwil Kemenag Sulteng, H. Abdullah Latopada, yang diteruskan kepada tiga perwakilan KUA, masing-masing KUA Kecamatan Palu Timur yang mewakili Kota Palu, KUA Kecamatan Banawa Tengah Kabupaten Donggala, dan KUA Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi, di salah satu hotel di Kota Palu, Selasa 5 Desember 2017.

“Yang kemarin itu mewakili wilayah Kota Palu, Donggala dan Sigi. Nantinya, pihak Bank akan membagikan langsung ke semua KUA,” pungkas Lutfi.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital