Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Ribuan Umat Muslim Palu Turun ke Jalan, Kutuk Pernyataan Trump soal Al-Quds

PALU EKSPRES, PALU – Keputusan Presiden AS Donald Trump, yang menyetujui Yerussalem sebagai Ibukota Israel dan berencana memindahkan Kedutaan Besarnya ke sana, dinilai merupakan bentuk kezaliman baru oleh Yahudi, hal ini menurut Forum Umat Isam (FUI) Sulteng harus dilawan oleh segenap umat Islam, khususnya di Indonesia.

Sebagai bentuk penolakan terhadap sikap Presiden AS sekaligus pembelaan terhadap bangsa Palestina, ribuan masyarakat Kota Palu, yang merupakan gabungan massa dari FUI Sulteng dan beberapa ormas dan komunitas umat Islam lainnya di Sulteng, menggelar Aksi Bela Palestina, Jumat 15 Desember 2017.

Massa aksi mengambil titik kumpul di Masjid Raya Baiturrahim Lolu Palu, usai salat Jumat kemudian bergerak melakukan long march menuju jalan Sam Ratulangi, depan Kantor DPRD Provinsi Sulteng.

Dalam aksinya, Presidium FUI Sulteng, Hartono M Yasin yang juga salah satu orator aksi, menyampaikan bahwa Sampai kapanpun Al-Quds atau Yerussalem merupakan Kota suci milik umat Islam, baik berdasarkan Al-quran maupun bukti-bukti sejarah. Hal ini menurutnya, dipertegas oleh Komisi Warisan Dunia UNESCO PBB dalam konferensi ke-41 di Krakow Polandia, yang menyebut Al-Quds sebagai Kota miliki bangsa Palestina.

“Rakyat Palestina adalah pemilik sah Al-Quds, bumi yang dimuliakan oleh seluruh umat Islam di dunia, karena di sana terdapat Masjid Al-Aqsha dan tanah wakaf milik umat Islam sampai kapanpun,” kata Hartono

Dalam aksi tersebut, FUI Sulteng juga menyampaikan beberapa tuntutan dalam pernyataan sikapnya, di antaranya mendesak Pemerintah RI agar memutuskan hubungan diplomatik dengan AS dan mengusir Duta Besar AS dari Indonesia. Selain itu, mereka juga mendesak Dewan Keamanan PBB untuk memberi sanksi embargo kepada Israel.

“Keputusan Presiden AS bahwa Yerussalem adalah Ibukota Israel, merupakan bentuk agresi, provokasi, dan perbuatan terror yang sebenarnya,” lanjut Hartono.

Pada kesempatan tersebut, umat Islam Indonesia juga diajak untuk lebih peduli kepada Kota Al-Quds, di semua forum atau tempat yang mungkin dilakukan.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital