Minggu, 9 Agustus 2026
Agama  

Tokoh Agama Diminta Waspada

Abdullah Latopada

PALU EKSPRES, PALU – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng, H. Abdullah Latopada mengimbau kepada seluruh masyarakat Sulteng, untuk tidak mudah terpancing dengan isu-isu atau kejadian-kejadian yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan, baik antarumat beragama dan internal umat beragama.

Ia menekankan, terutama dalam menghadapi tahun-tahun politik ke depan, yang dimulai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada tahun 2018 selanjutnya Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 2019 mendatang, masyarakat mesti waspada terhadap isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Diperlukan kedewasaan dan pemahaman kita, terhadap isu-isu yang mengundang perpecahan. Oleh karena itu, saya juga telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran Kemenag Sulteng, agar bekerja lebih proaktif, memberikan kesejukan-kesejukan di tengah masyarakat di mana tempat tinggal berada, sehingga dapat mencegah potensi terjadinya perpecahan,” kata Kakanwil, melalui rilisnya, Selasa 13 Februari 2018.

Pernyataan ini sekaligus menanggapi maraknya kejadian penyerangan terhadap pemuka agama, yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia belakangan ini. Terkait hal tersebut, Kakanwil menegaskan mengecam segala tindakan kekerasan tersebut, apalagi yang dilakukan terhadap para pemuka agama.

“Kami mengecam tindakan tersebut. Mari kita serahkan pada aparat yang berwajib, untuk mengusut tuntas kejadian ini, sehingga akar permasalahannya dapat kita tahu persis, penyerangan terhadap pemuka agama, ada apa sebenarnya,” tegasnya.

Ia menyatakan, seluruh jajaran Kementerian Agama dari pusat hingga daerah memberikan prioritas, dan perhatian khusus selama ini dalam hal kerukunan antarumat beragama, dan internal umat beragama. Sehingga diharapkan tidak ada gesekan-gesekan yang terjadi, di antara umat beragama maupun internal umat beragama.

“Oleh sebab itu, menjadi keheranan kita jika terjadi penyerangan terhadap pemuka agama. Apa sesungguhnya motif dari penyerangan tersebut. Saya meminta kepada seluruh tokoh agama, agar lebih waspada lagi dan mencermati lagi kejadian-kejadian yang terjadi,” pungkasnya.

(HUMAS)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital