Minggu, 9 Agustus 2026
Agama  

Kemenag Optimalkan Transaksi Non Tunai

PALU EKSPRES, PALU – Untuk semakin mengoptimalkan program transaksi pembayaran nontunai dalam setiap aktifitas keuangan, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) meneken perjanjian kerja sama, dengan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Wilayah Manado. Kerja sama tersebut diteken di salah satu hotel di Kota Palu, Rabu 21 Februari 2018.

Kepala Kanwil Kemenag Sulteng, H. Abdullah Latopada berharap, dengan kerja sama tersebut dapat membantu pelaksanaan transaksi pembayaran non tunai, pada kantor Kementerian Agama hingga di desa.

“Baik untuk kepentingan para ASN, maupun terkait pelayanan masyarakat yang dilakukan oleh Kemenag,” kata Abdullah.

Seluruh kantor Kemenag pada tahun 2018 telah menerapkan transaksi pembayaran nontunai secara total. Kebijakan tersebut diharapkan dapat semakin meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, dengan tujuan mencapai good governance, serta memertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Selain itu, Abdullah juga berharap dengan kerja sama tersebut Kanwil Kemenag Sulteng bersama Kanwil BRI Manado, dapat saling membantu dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kita saling membantu, dalam pengertian memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat. Ada tujuan bersama, yakni bekerja sama untuk masyarakat,” imbuhnya.

Pimpinan Wilayah BRI Manado, Dionysius Adiyanto menyebutkan, selaku bank milik pemerintah BRI memberikan komitmen kepada mitra bank pendamping, dalam pengelolaan rekening operasional Kanwil Kemenag Sulteng, di antaranya untuk memenuhi kebutuhan dalam menunjang kegiatan finansial melalui jasa perbankan.

Jaringan BRI Wilayah Manado meliputi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara. Transaksi perbankan BRI, kata Dionysius, juga dapat dilakukan pada pada Jaringan agen-agen BRI yang ada di desa-desa.

“Pengambilan uang ataupun transfer bisa dilakukan di agen. Semoga dengan kerjasama yang telah dilakukan, selanjutnya dapat bersinergi lebih baik lagi,” ujar Dionysius.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital