PALU EKSPRES, PALU – Keluarga penerima manfaat (KPM) dalam program keluarga harapan (PKH) Kementerian Sosial (Kemensos) RI untuk Kota Palu bertambah sebanyak 3.584 KPM.
Penambahan jumlah KPM dilakukan setelah adanya pengajuan data peserta KPM Kota Palu untuk tahun 2018. Sebelumnya data penambahan yang diajukan sebanyak 5.613KPM. Namun setelah melalui validasi, terealisasi sebanyak 3.584 KPM. Dengan penambahan itu, jumlah KPM se Kota Palu saat ini sebanyak 1.0431.
Demikian data yang disampaikan Sekretaris Kota (Sekkot) Palu, Asri dalam penyaluran buku tabungan dan kartu keluarga sejahtera bagi tambahan KPM, Kamis 15 Maret 2018 di Aula Kantor Camat Tawaeli Palu.
Sekkot menyebut, dengan adanya penambahan, alokasi bantuan untuk PKH Kota Palu juga bertambah. Tahun ini jumlahnya sebesar kurang lebih Rp19,7miliar.
Melalui buku tabungan BRI kata Sekkot, dana bantuan program non tunai itu nantinya akan disalurkan dalam 4 tahap. Dengan rincian, masing-masing KPM menerima Rp500ribu. “Total bantuan yang akan diterima setiap KPM dalam 4 tahap sebesar Rp1,890ribu dalam setahun,”jelas Sekkot.
PKH menurutnya adalah program nasional melalui Kemensos RI. Program itu bertujuan untuk menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan partisipasi sekolah serta meningkatkan kualitas kesehatan bagi KPM.
“Implementasinya bersifat lintas sektor. Kemensos sebagai pelaksana. Kementerian pendidikan, agama dan kesehatan sebagai penyedia layanan. Sementara BRI sebagai penyakitnya,”jelas Sekkot.
PKH untuk Kota Palu kata dia dimulai sejak tahun 2012. Diperuntukkan bagi 3.067 KPM.Tahun 2015, jumlah KPM bertambah menjadi 1.928 KPM. Dan tahun 2016 bertambah lagi sebanyak 1.852. “Pada akhir 2017 Presiden RI Joko Widodo menargetkan KPM sebanyak 10juta jiwa,”demikian Sekkot.
(mdi/Palu Ekspres)






