Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Pemkot Fokus Kembangkan Ekonomi Mikro

PALU EKSPRES, PALU – Wali Kota Palu Hidayat menyatakan konsisten dan fokus mendorong pengembangan ekonomi mikro melalui industri kecil menengah (IKM). Dalam visi-misi hal itu di break down dari misi ke 6 yaitu kelurahan inovasi unggul dan mandiri.

Dalam misi itu Pemkot katanya membentuk sedikitnya 22 kelompok IKM dengan mengembangkan 11 tematik industri rumahan. Saat ini seluruh kelompok sedang mendapat pendampingan untuk penguatan kapasitas sumber daya manusia dan perbaikan kualitas produksi.

Menurutnya saat ini fokus pengembangan umumnya hanya untuk ekonomi makro. Ini terjadi disemua level mulai dari pemerintah pusat hingga unit terkecil kelurahan bahkan tingkat rukun warga dan rukun tetangga.

“Ekonomi sebagaimana kita pahami sekarang semuanya bicara ekonomi makro. Karenanya saya berorientasi ke pengembangan ekonomi mikro,”kata Hidayat dalam pengukuhan Tim Koordinasi Penguatan Sistem Inovasi Daerah dan Percepatan Akses Keuangan Daerah (TKPSID-PAKD) tingkat Kota Palu, Selasa 17 April 2018 di kantor wali kota.

Namun kata dia orientasi tersebut bukan berarti harus mengesampingkan pengembangan ekonomi makro di Palu. Ekonomi makro boleh bergerak sepanjang dalam implementasinya berada dalam koridor azas toleransi, kekeluargaan dan gotong royong.

“Jangan justru menginjak-injak ekonomi mikro,”sebutnya.

Dia menjelaskan pengembangan IKM malalui 22 kelompok IKM dalam road mape yang ada, tahun ini memasuki penguatan kapasitas dari sisi SDM dan kualitas hasil produksi. Saat ini kelompok kelompok itu mendapat pendampingan dari Perbankan dalam mengolah pembukuan.

“Target kita dalam road mape yang ada seluruh hasil pendampingan itu buat IKM mandiri.Mandiri dalam pandangan kami ketika mereka dipercaya Bank untuk kredit usaha. Target ini kami upayakan tahun 2021,”jelasnya.

Pemkot lanjut dia juga telah menyediakan mesin produksi hasil produk dari 11 tematik usaha yang ada. Kemudian mengirim pelaku IKM mengikuti magang di beberapa daerah yang dinilai sukses mengembangkan IKM.

“Saat ini masih kita intervensi. Alat, pendampingan SDM dan latihan-latihan,”terangnya.

Mengenai pemasaran hasil produksi, pihaknya lanjut Hidayat akan mendorong peran Perusda untuk merebut pasar lokal Sulteng. Yaitu dengan mengarahkan Perusda untuk membuka gerai penjulan di 12 kabupaten kota di Sulteng.

“Kita rebut pasar lokal saja dulu,”jelasnya lagi.

Karenanya dia berharap TKPSID-PAKD Palu yang baru dikukuhkan segera bekerja dalam rangka percepatan akses keuangan. Menurutnya, tim itu dibentuk melalui kajian panjang dengan menyandingkan dua peraturan dari Kemendagri dan Kemenristek Dikti.

Juga telah dikdikoordinasikan bersama otoritas jasa keuangan (OJK) dan industri jasa keuangan (IJK).

Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK RI, Sarjito sebelumnya berharap dengan pengukuhan TKPSID-PAKD Palu, pemda dan unsur terkait bisa mewujudkan sosial ekonomi si Kota Palu.

Ia berharap pula tim tersebut mempercepat realisasi akses keuangan daerah khususnya bagi pelaku IKM dan UMKM.

“Saya kira ini bisa terwujud apalagi dengan pola wali kota yang idealis,”demikian Sarjito.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital