Minggu, 5 April 2026
Daerah  

PAD Sulteng 2017 Lampaui Target

PALU EKSPRES, PALU – Berdasarkan APBD dan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2017, Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah ditetapkan sebesar Rp3.699.084.813.690. Realisasi sampai dengan tanggal 31 Desember 2017 sebesar Rp3.638.342.669.181 atau dicapai 98,36 %.

Demikian disampaikan Gubernur Sulteng Longki Djanggola pada paripurna laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2017, Jumat (29/6/2018), di ruang utama gedung DPRD Sulteng. Adapun rincian pendapatan tersebut kata Longki, yakni penerimaan yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah dalam tahun anggaran 2017 ditargetkan sebesar Rp937.207.466.990 dan terealisasi sampai dengan tanggal 31 Desember 2017 sebesar Rp958.212.001.717 atau sekitar 102,24%.

Pelampauan target PAD tersebut terjadi pada semua sektor Penerimaan Asli Daerah kecuali pada sektor Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan hanya dapat direalisir 85,32%.

Selanjutnya kata Longki, penerimaan yang bersumber dari Dana Perimbangan dalam tahun anggaran 2017 ditargetkan sebesar Rp2.731.650.748.700. Sedangkan realisasi sampai dengan 31 Desember 2017 sebesar Rp2.647.241.314.195 atau 96,91 %. ”Secara umum Dana Perimbangan dapat direalisasikan 100,00% kecuali Pendapatan Bagi Hasil Pajak dan Bagi Hasil Bukan Pajak terealisir 67.90 % dan Dana Alokasi Khusus terealisir 97.46 %,” ujarnya.

Adapun lain-lain pendapatan daerah yang sah berupa penerimaan yang diperoleh dari Pemerintah, yaitu Bantuan Hibah dan dana penyesuaian serta otonomi khusus, dalam tahun anggaran 2017 ditargetkan sebesar Rp30.226.598.000. Sedangkan realisasi sampai dengan 31 Desember 2017 sebesar Rp32.889.353.269 atau sekitar 108,81%.

(humas pemprov sulteng)