Sabtu, 8 Agustus 2026

Agustus 2018, Palu Deflasi 0,06 Persen

BPS Sulteng online

PALU EKSPRES, PALU– Kota Palu mengalami deflasi sebesar 0,06 persen selama Bulan Agustus 2018. Hal ini dipengaruhi oleh naiknya indeks harga pada kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 1,71 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,86 persen, bahan makanan 0,46 persen, dan kesehatan 0,12 persen.
Sedangkan penurunan indeks harga terjadi pada kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan 0,44 persen, perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,07 persen, serta sandang 0,04 persen. “Secara umum, Kota Palu menempati peringkat 45 deflasi tertinggi secara nasional dan peringkat 11 di kawasan Sulampua,” kata Kabid Statistik Distribusi BPS Sulteng, GA. Nasser saat mendampingi Kepala BPS Sulteng Faisal Anwar pada paparan rilis BPS, Senin (3/9/2018), di Kantor BPS Sulteng.
Pada bulan yang sama kata G.A Nasser, inflasi year on year Kota Palu mencapai 3,65 persen. Kenaikan indeks year on year tertinggi terjadi pada kelompok kesehatan sebesar 6,33 persen. Beberapa komoditas utama yang memiliki andil terhadap inflasi antara lain ikan selar sebesar 0,24 persen, ikan mujair 0,10 persen, nasi dengan lauk 0,09 persen, ikan bakar 0,06 persen, biaya sekolah menengah pertama 0,05 persen, telur ayam ras 0,03 persen, biaya sekolah dasar 0,03 persen, bayam 0,03 persen, ayam hidup 0,02 persen dan sate 0,02 persen.
Sedangkan beberapa komoditas yang memiliki andil negatif terhadap inflasi antara lain tarif angkutan udara 0,45 persen, Ikan Teri 0,11 persen, ikan layang 0,06 persen, jeruk nipis 0,04 persen, ikan cakalang 0,04 persen, tomat buah 0,04 persen, bawang merah 0,02 persen, ikan ekor kuning 0,02 persen, beras 0,01 persen dan terong panjang 0,01 persen. Nasser mengungkapkan, jika saja kelompok makanan, sayur sayuran dan ikan segar bisa lebih ditekan, maka angka deflasi akan semakin naik.

(fit/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital