Minggu, 9 Agustus 2026

Pertamina Dituding Jadi Biang Kerok Anjloknya Rupiah

PALU EKSPRES, JAKARTA– Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno tidak terima jika Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dijadikan kambing hitam saat Rupiah melemah awal pekan lalu. Pasalnya, yang jadi biang kerok melemahnya Rupiah terhadap Dolar AS adalah pembelian minyak
yang dilakukan oleh PT Pertamina (Persero).
Bagai simalakama, Pertamina juga tak dapat menunda impor demi stabilnya harga dan pasokan BBM dalam negeri. Selanjutnya, pemerintah pun mengeluarkan mandat B20.

“Belakangan ini, banyak sekali pembicaraan soal melemahnya rupiah dan membuat neraca (perdagangan) negatif, impor lebih besar dari ekspor, banyak yang mengatakan kalau BUMN lebih banyak pakai dollar (karena impor),” kata Rini di The Energy Building, Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Tak tinggal diam, Rini pun kemudian memanggil bos-bos BUMN yang mempunyai produk yang diekspor. Dia mengatakan selain perusahaan tambang, BUMN lain juga banyak yang melakukan ekspor.

“Ada semen, pupuk, obat-obatan, vaksin, banyak melakukan ekspor. Tak lupa juga dari pindad berupa senjata, tank yang tahun ini bisa capai USD 800 juta,” kata Rini.
Lebih lanjut, ia mengatakan, saat ini BUMN kondisinya ditekan bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan pasar domestik tetapi juga untuk ekspor. Ia pun berpesan khususnya pada direksi BUMN tambang untuk terus menggali produksi yang sangat besar.

“Selama ini kita malah banyak ekspor. Sebetulnya pemikiran (mengurangi impor) sudah cukup lama. Secara domestik sekarang kebutuhan dalam negeri meningkat, ada kompetitifnes secara global, tak ada salahnya produksi (barang jadi) yang bahan bakunya kita miliki,” ungkapnya.

(uji/JPC)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital