Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Wapres JK Minta Rehabilitasi Palu Maksimal Dua Tahun

IMG-20181012-WA0130

PALU EKSPRES, PALU – Wapres Yusuf Kalla (JK) meminta rehabilitasi Kota Palu dan sekitarnya paling lambat selesai dalam dua tahun.

Hal itu dia katakan saat di lokasi bencana di Palu, Jumat (12/10/2018).

Kedatangan Wapres Yusuf Kalla turut didampingi Sekretaris Jendral (Sekjen) PBB Antonio Guterres, CEO Bank Dunia Kristalina Georgieva, CEO Bank Pembangunan Asia, dan Pangkosargasbagpad Mayjen Tri Soewandono.

Guterres tiba di Bandara Sis Aljufri Mutiara Palu dan bertemu Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei, Gubernur Sulteng Longki Djanggola, dan Forkopimda Provinsi Sulteng.

Setiba di Palu, Yusuf Kalla melakukan rapat terbatas dengan kepala BNPB Willem Rampangilei terkait gempa, tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah yang telah menenggalamkan pemukiman penduduk di BTN Balaroa, Petobo dan Jono Oge.

Demikian juga tsunami merusak Pelabuhan Wani dan Watusampu dan pemukiman penduduk di daerah pantai.

Setelah mendengar penjelasan dari Kepala BNPB, selanjutnya Wapres Yusuf Kalla bersama rombongan melakukan pertemuan dengan seluruh LSM terkait dengan langkah-langkah yang akan dilakukan untuk penangan bencana.

Wapres juga mendatangi lokasi terdampak gempa, mulai dari BTN Balaroa, Rumah Sakit Anutapura, Jembatan Panolele dan lokasi pengungsian di Lapangan Vatulemo.

“Saya minta agar segera dilakukan langkah pemulihan kondisi masyarakat. Untuk pemenuhan kebutuhan pengungsi, segera membangun hunian sementara dan mempercepat pembangunan hunian untuk tempat relokasi masyarakat yang mengungsi, ”ujar Wapres Jusuf Kalla.

Dia juga meminra agar dibangun sekolah, rumah ibadah, rumah sakit dan fasilitas umum lainnya.

“Pemerintah pusat akan mendukung dana untuk mempercepat pemulihan.Dipercepat waktu pelaksanaan dan rekontruksi selambat-lambatnya 2 tahun sudah membaik semuanya, ”tegas Wapres.

Diketahui setelah tenggat waktu tanggap darurat selesai, selanjutnya akan dibentuk Satgas Rehabilitasi dan Rekontruksi yang langsung dikoordinir Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Usai pertemuan itu, selanjutnya Wapres dari Palu bertolak ke Sumatera Utara untuk membuka secara resmi MTQ Tingkat Nasional. (***/fit)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital