Senin, 6 April 2026

KPU Kirim ‘Bocoran’ Pertanyaan Debat, Kubu Jokowi Setuju

PALU EKSPRES, JAKARTA – Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengirimkan pertanyaan terbuka kepada kedua pasangan calon yang bertarung di pilpres menuai sorotan. Sebab, pertanyaan bakal dikirim seminggu sebelum debat perdana yang dimulai pada 17 Januari 2019.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mendukung keputusan KPU untuk memberikan pertanyaan terbuka kepada kedua pasangan calon. Sebab, kata dia, pertanyaan itu harus direspons terlebih dahulu oleh masing-masin paslon.

“Intinya seluruh pertanyaan dari panelis atau masyarakat itu hal yang harus direspons oleh paslon maupun tim kampanye. Dari pertanyaan itulah kami ingin berikan program yang jelas ingin berikan skala prioritas Jokowi-Ma’ruf ke depan,” kata Hasto dalam acara parade akhir pekan PDIP di Kemayoran, Jakarta, Ahad (6/1/2019).

Ketika disinggung awak media usulan itu membuat kedua paslon seolah diberikan bocoran terlebih dahulu, Hasto enggan berpolemik. Dia bilang, pemimpin tak hanya sekadar menjawab pertanyaan yang ada di debat semata.

“Kan pemimpin bukan hanya jawab pertanyaan. Pemimpin itu karakter hal yang sangat penting. Sehingga karakter yang baik dengan kepemimpinan yang turun bersama rakyat. Ini jadi modal Jokowi-Ma’ruf,” pungkasnya.

Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menjelaskan bahwa nantinya ada dua model pertanyaan dalam debat pertama calon presiden dan wakil presiden. Salah satunya model pertanyaan terbuka.

Dalam model ini, KPU akan mengirimkan daftar pertanyaan terlebih dahulu kepada kedua pasangan calon peserta debat. Pertanyaan itu akan dikirimkan sepekan sebelum debat.

(man/jpc)