Minggu, 9 Agustus 2026

Debat Kedua, Para Capres Akan Mengomentari Cuplikan Video dari KPU

PALU EKSPRES, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus mematangkan konsep untu debat kedua Pilpres 2019 ini. Salah satunya dengan penggunaan cuplikan video dan memperpanjang waktu di segmen itu, karena para capres akan mengomentarinya.

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, nantinya dalam debat segmen empat akan ada sebuah cuplikan video pendek yang diputar oleh moderator. Selanjutnya para capres akan mengkomentari video tersebut. Termasuk juga solusinya.

“Nanti kita putar video pendek, lalu kami persilakan masing-masing menilai bagaimana solusinya,” ujar Arief saat dikonfirmasi, Jumat (1/2/2019).

Menurut Arief pada segmen empat itu juga waktunya lebih panjang dari segmen sebelumnya. Termasuk pada debat perdana. Sehingga KPU memberikan waktu cukup lama kepada capres untu menyampaikan visi misi, solusi serta gagasannya.

“Itu segmen capres akan berdebat bebas tidak dibatasi waktu satu menit, dua menit. Nanti satu segmen ditentukan 15 menit, nanti moderator yang mengatur keberimbangannya,” katanya.

Adapun ?debat kedua pilpres akan digelar pada Minggu (17/2/2019). Peserta debat adalah calon presiden. Tema yang diangkat energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.

Debat akan diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta. Empat stasiun televisi akan menyiarkan debat, yaitu RCTI, JTV, MNC TV, dan INews TV.

Sebelumnya, Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Usman Kansong? mengatakan, di segmen keempat dan kelima waktunya jauh lebih panjang dari sebelumnya. Bahkan waktunya juga lebih panjang dari segmen satu, dua dan tiga.?

“Nanti moderator yang mengontrol waktu debat itu. Apabila capres belum selesai dengan pemaparannya, maka bisa terus melanjutkan,” paparnya.

Usman mengatakan, waktu di debat perdana segmen keempat dan kelima hanya berkisar tujuh menit. Namun kali ini untuk dua segmen itu ditambah bisa 15 sampai 20 menit.

“Moderator nanti yang menontrol waktu itu. Jadi bukan mesin lagi,” kata Usman.

(gun/jpc)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital