Jumat, 15 Mei 2026
Opini  

Butuh Pemimpin Mampu Melihat di Balik Bukit

MENJADI lebih maju, lebih baik dibutuhkan pemimpin yang mampu melihat apa yang ada di balik bukit atau pemimpin yang mampu menerobos batas. Berbekal keahliannya, apa yang ada di balik bukit tadi dapat dikelola secara berkesinambungan untuk kemaslahatan banyak orang. Karena itu pesta demokrasi yang akan dihelat 17 April 2019, kriteria figur yang diinginkan sudah berbeda dengan pesta demokrasi sebelummnya. Cara-cara lama yang dipergunakan untuk sosialisasi dan menjadi pemenang tidak efektif lagi.

Oleh Hasanuddin Atjo

Sejumlah ahli berpendapat bahwa menjadi pemimpin lebih ditentukan oleh keinginan dan upaya sendiri untuk memperoleh “sertifikat pemimpin”. Talenta dan faktor lainnya dinilai kecil kontribusinya untuk memperoleh sertifikat itu.

Berdasarkan pooling yang dilakukan di google form terhadap generasi milenial diperoleh hasil bahwa ada lima kriteria pemimpin yang menjadi keinginan generasi itu yang populasinya diperkirakan mendekati 60 persen dari angkatan kerja produktif saat ini dan 56 persen dari DPT, daftar pemilih tetap . Lima kriteria itu adalah update, adaptif, inovatif, demokratis dan tegas.

Memperoleh lima kriteria itu setidaknya dibutuhkan tiga upaya yaitu, membangun karakter moral, karakter kinerja dan membangun literasi. Moral terkait dengan kejujuran, disiplin, sportif, konsisten, komitmen. Sedangkan kinerja terkait dengan ulet, kerja keras, kerja cepat dan pantang menyerah. Literasi berhubungan dengan keterbukaan wawasan melalui peningkatan kapasitas terhadap aspek sosial budaya, inovasi, dan ekonomi.

Usia bukan Pembeda

Kini dunia di isi oleh tiga generasi yaitu X, Y dan Z dan didominasi oleh generasi Y dari sisi angkatan kerja produktif. Generasi X dilahirkan sebelum tahun 1980; Y antara 1980-2004 dan generasi Z setelah tahun 2004.

Di era digitalisasi saat ini, hampir semua aktifitas kehidupan digerakkan oleh sejumlah aplikasi. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi generasi X yang tidak familiar atau belum mampu menyesuaikan dengan sistem seperti itu.

Namun demikian ada sejumlah generasi X yang mampu beradaptasi, karena berhasil membangun literasinya sehingga bisa bekerja sama dengan generasi milenial. Karena itu usia bukan lagi pembeda, tetapi ditentukan oleh karakter berpikir dan tindak dari personal masing-masing.

Jack Ma adalah generasi X yang saat ini berusia 55 tahun menjadi sangat terkenal karena memiliki reputasi mengembangkan transaksi aplikasi e-Commerse melalui perusahaan Alibabanya. Mahathir Muhamad di usia 92 tahun dipilih kembali sebagai PM Malaysia, meskipun sudah jedah beberapa priode. Ini semua karena kedua figur tadi dinilai mampu menyesuaikan dengan tuntutan perubahan dan karakter dari generasi melinial.

Kebenaran di Mata bukan di Pikiran

Salah satu ciri generasi melenial dalam menilai kepemimpinan bukan lagi dalam bentuk visi- misi, konsep atau gagasan yang disampaikan, tetapi mereka ingin melihat lebih jauh apa yang menjadi karya nyata, kinerja atau prestasi yang bersangkutan.

Bahkan kelompok tertentu dari generasi ini menetapkan kriteria yang lebih tinggi lagi yaitu, pemimpin itu memiliki reputasi yang telah teruji dan memberikan manfaat untuk daerah maupun masyarakat.

Saat ini sangat mudah mengetahui reputasi seseorang, cukup dengan menulis nama si pemimpin atau calon pemimpin melalui fasilitas google searching di internet, maka dengan mudah dapat diperoleh informasi tentang reputasi pemimpin atau calon pemimpin yang ingin bertarung dalam sebuah pesta demokrasi, apakah pilpres, pileg, pilgub, pilbub sampai ke pemilihan kades.

Olehnya semua yang ingin terlibat dalam pesta demokrasi kali ini harus lebih mampu menyesuaikan dengan tuntutan perubahan, tuntutan dari generasi milenial agar dapat terpilih dan selanjutnya kelak dapat berkontribusi bagi kemajuan masyarakat dan negeri ini untuk menjadi lebih maju.

Negeri ini membutuhkan pemimpin-pemimpin yang mampu melihat di balik bukit, mampu menerobos batas. Semoga

*Waket Masyarakat Akuakultur Indonesia

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan