Sabtu, 8 Agustus 2026

Survei LSI : Pemilih Islam PDIP Menurun, Gerindra Menguat

PALU EKSPRES, JAKARTA – Dari hasil survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA disebutkan jika Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) unggul di segmen pemilihan Islam dengan perolehan 18,4 persen. Di urutan kedua ada Partai Gerindra dengan suara 16,6 persen.

“PDIP masih paling banyak dipilih muslim tapi dengan jarak yang sangat tipis atau masih di bawah margin of error dengan Gerindra,” ujar Peneliti LSI, Rully Akbar di Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (20/2/2019).

Meski unggul, grafik PDIP di segmen pemilih Islam terbilang menurun dari survei-survei sebelumnya. Pada Agustus 2018 pemilih Islamnya 23,2 persen. Kemudian turun di September menjadi 22,4 persen.

Sempat menguat di Oktober menjadi 23,7 persen. Berjarak sebulan turun lagi menjadi 21,8 persen. Di akhir tahun 2018 menjadi 24,6 persen dan sekarang 18,4 persen.

Menurut Rully, penurunan elektabilitas ini dikarenakan adanya reuni akbar 212 dan ijtima ulama. Sehingga membuat suara ke PDIP pecah.

“Kekuatan 212 dan Itjima ulama dan sebagainya justru memperkuat barisan Prabowo-Sandi, sehingga otomatis jika pemilih Jokowi tak kuat di pemilih muslim. Yang mengambil keuntungan dari pemilih muslim adalah Partai Gerindra dan Prabowo-Sandi,” kata Rully.

Sementara itu penguatan pemilih muslim terjadi di partai Gerindra. Pada Agustus 2018 pemilih Islamnya 13,8 persen. Kemudian hanya mengalami penurunan sedikit di September menjadi 13,8 persen. Setelah itu konsisten naik bertahap sampai 16,6 persen.

Sebagai informasi, survei LSI ini dilakukan pada rentang waktu 18-25 Januari 2019 di 34 provinsi. Sebanyak 1.200 responden dilibatkan dengan metode multistage random sampling ditambah wawancara tatap muka. Margin of error survei di angka 2,8 persen.

(sab/jpc)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital