Sabtu, 8 Agustus 2026

261 Desa Gagal Dapat Dana Desa

PALU EKSPRES, JAKARTA – Meski sudah berlangsung tiga tahun, program dana desa belum berjalan sempurna. Dari aspek penyaluran saja, pada 2018 masih ada 261 desa yang gagal mengakses program andalan pemerintahan Jokowi-JK tersebut.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, akibat gagalnya 261 desa mengakses dana desa, ada anggaran Rp 140 miliar yang belum tersalurkan. Imbasnya, secara keseluruhan, penyaluran belum mencapai 100 persen atau sekitar 99,77 persen. Meski tidak signifikan, dia berharap ke depan bisa disempurnakan.

Ani -sapaan Sri Mulyani- menjelaskan, dana untuk 261 desa belum tersalurkan karena ada kendala pada persyaratan. “Itu karena ada kriteria. Kan kami transfer bukan sekadar transfer,” ujarnya saat memberikan pengarahan pada Rakornas Penyelenggaraan Pemerintahan Desa 2019 di Ancol, Jakarta, kemarin (20/2/2019).

Jika mengacu Peraturan Menteri Keuangan Nomor 112/PMK.07/2017, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi pada tiap-tiap tahap. Ani berharap tahun ini penyaluran bisa lebih baik. Pasalnya, dana tersebut sangat dibutuhkan untuk pembangunan desa. Bisa untuk pembangunan jalan desa, posyandu, jembatan, BUMDes, dan sebagainya. Berbagai sarana itu dibutuhkan untuk meningkatkan perekonomian desa. “Sehingga jumlah kemiskinan di desa dan pemerataan makin baik. Kita juga melihat dari sisi Rasio Gini juga semakin menurun,” imbuhnya.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah desa berupaya meningkatkan perekonomian desa dan warganya dengan memanfaatkan dana desa. Apalagi, tahun ini dana desa yang diberikan pemerintah mencapai Rp 70 triliun. Meningkat dari tahun sebelumnya yang Rp 60 triliun. “Fisik infrastruktur sudah kita jalankan. Ini ke depan agak digeser sedikit ke pemberdayaan ekonomi desa,” ujarnya.

(far/c9/oni/jpc)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital