Sabtu, 16 Mei 2026
Palu  

Wali Kota Palu: Bantuan Bencana ke Sulteng, Bukan Tanpa Lobi

PALU EKSPRES, PALU– Wali Kota Palu Hidayat membeberkan sejumlah upayanya dalam mendapat bantuan bantuan pemulihan bencana sekaligus hal yang telah dilakukan Pemkot Palu sekaitan penanganan dan pemulihan bencana.  Sebab belakangan muncul isu yang menyudutkan, seoalah olah Pemkot Palu dianggap tidak bekerja.

Upaya penanganan bencana yang dilakukan Pemkot menurut Hidayat sebenarnya sudah dimulai sejak masa tanggap darurat. Memanfaatkan dana dana bantuan bahkan APBD. Dimasa tanggap darurat dana bantuan digunakan antara lain membeli tenda untuk pengungsi.

Kemudian fluring untuk alas di dalam tenda. Penyediaan lampu penerangan ke tenda tenda pengungsian. Termasuk pengadaan tandon untuk penampungan air.

“Dana bantuan dimasa tanggap darurat digunakan langsung tanpa harus melalui mekanisme APBD. Karena kita mengacu pada Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),” kata Hidayat, Selasa 9 Juli 2019.

Sementara melalui APBD, Pemkot menganggarkan sedikitnya Rp35milyar untuk memenuhi kebutuhan jatah hidup (Jadup) sembari menunggu Jadup dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Kemudian menganggarkan sedikitnya Rp15milyar untuk melakukan perbaikan ruas  jalan-jalan dalam kota yang rusak akibat gempa.

“Bahkan diawal tahun kita anggarkan lagi sekitar Rp22milyar untuk Jadup itu,”kata Hidayat, Selasa 9 Juli 2019 di kantor wali kota.

Hidayat menjelaskan, pemanfataan dana bantuan bencana dilakukan dengan merujuk pada dua regulasi. Pertama Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri).

Aturan Kepala BNPB membolehkan anggaran bantuan digunakan tanpa harus melalui mekanisme APBD. Sedangkan Permendagri, mengatur sebaliknya.

“Kalau ada dana bantuan yang belum digunakan maka itu artinya harus menunggu dulu mekanisme penganggaran APBD,” jelas Hidayat.

Terlepas dari semua itu, Hidayat mengaku beberapa realisasi penyaluran bantuan kebencanaan di Kota Palu dan Sulteng secara umum, sebenarnya tidak diturunkan begitu saja. Hidayat mengaku bantuan itu diperoleh dengan perjuangan dan lobi-lobi.

Contohnya kata Hidayat dana santunan, stimulan dan Jadup di Sulteng yang kini sudah mulai disalurkan.  Sumber dana ini sebenarnya adalah dana hibah luar negeri di BNPB RI. 

“Dana Jadup itu bukan turun begitu saja ke empat kabupaten kota ini.  Saya rapat langsung dengan Kepala BNPB, Sestama dan Deputi rehabilitasi dan rekonstruksi membahas percepatannya,”jelasnya.

Dana yang kini kemudian mulai digulirkan dalam bentuk dana Jadup, santunan duka dan rencananya stimulan itu adalah dana hibah luar negeri di BNPB. Karena sampai saat ini kementerian sosial belum menganggarkan hal itu.

“Jadi ada sekitar Rp250milyar dana hibah di BNPB. Ini yang kami perjuangkan. Saat itu Kepala BNPB menyatakan bersedia menggunakan dana itu dulu sebelum dana dari  Kemensos dialokasikan,”ujarnya.

Demikian dengan hunian tetap (Huntap). Bantuan Huntap dari beberapa yayasan diberikan ke Kota Palu bukan tanpa “loby-loby”. Bantuan Huntap dari Yayasan Budha Tzu Chi misalnya. Bisa terealisasi lantaran dirinya bermohon lansgung ke pihak yayasan.

“Saya katakan kita ini lagi lagi saya mengamen untuk mendapat bantuan itu,”bebernya.

Kemudian bantuan Huntap dari Wali Kota Surabaya. Serta dari pemerintah kota lainnya. Sejauh ini, hasil dari “mengamen” itu Pemkot Surabaya kini tengah membangun 11 unit di Kelurahan Tondo.

“Bahkan masih ada rencana bantuan dari wali kota lainnya. Ini semua sekali lagi kita mengamen,”terang Hidayat

Hidayat menyatakan segala upaya tersebut terpaksa harus ia beberkan, mengingat gencarnya informasi media mainstream yang terus menyudutkan Pemkot Palu dengan berbagai isu. Seoalh olah Pemkot tidak bekerja dan telah menerima bantuan hingga trlyunan rupiah.

“Sebenarnya saya juga merasa aneh, jika usaha ini harus kita gembar-gemborkan. Tapi apa boleh buat, supaya masyarakat juga tahu apa yang sebenarnya telah kami lakukan,”demikian Hidayat. (mdi/palu ekspres)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan