Kepala Disdikbud Parimo, Adrudin Nur. Foto : ASWADIN/PE PALU EKSPRES,
PALU EKSPRES, PARIGI – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Adrudin Nur mengatakan, peserta Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dari Kabupaten Parimo sudah siap bertanding di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).
Dia menjelaskan tiga cabang seni menjadi unggulan dalam ajang tersebut. Tiga cabang seni yakni, seni penyanyi tunggal, gambar bercerita, seni tari dan karya menganyam menjadi unggulan untuk meraih predikat terbaik.
“Semua lomba yang akan diikuti siswa SD Parigi Moutong dalam penguasaan, penjiwaan serta mengimplementasikan pada saat lomba nanti dapat diperhitungkan. Apalagi untuk cabang menyanyi solo yang menjadi unggulan pada lomba tersebut,” kata Kepala Disdikbud Parimo, Adrudin Nur, Senin 15 Juli 2019
Menurutnya pada lomba FLS2N yang digelar di Kota Palu, peserta yang dikirim berdasarkan penilaian yang objektif dengan melihat kemampuan anak-anak untuk ikut berlomba. Sebab, kegiatan semacam ini tidak melihat besar kecilnya sekolah, melainkan kemampuan anak itu sendiri. Menurut dia, pihaknya melakukan penilaian saat seleksi FLS2N tingkat kabupaten memberikan hasil sesuai capaian para siswa. Para juripun melibatkan orang luar, sehingga tidak ada muncul kesan keberpihakan dari para peserta dan pendamping.
“Saya ingatkan kepada panitia kabupaten, jangan coba-coba melakukan tindakan yang dapat merugikan para siswa. Semoga saja di Provinsi, panitia memilih juri yang profesioanl dan independen, kita ketahui bersama setiap tahunnya banyak kabupaten keberatan dengan hasil dari lomba tersebut,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, kegiatan dilaksanakan mulai dari tanggal 15 hingga 18 Juli 2019 yang diikuti peserta dari 13 kabupaten 1 kota. Siswa yang mewakili Parigi Moutong diajang FLS2N tingkat Provinsi lanjut dia, berasal dari empat sekolah diantaranya, lomba seni tari dari SD Inpres Palasa, penyanyi tunggal berasal dari SDN Eeya, Pantomim berasal dari SD Muhammadiyah Pelawa, dan gambar bercerita dari SDN Astina. “Beberapa bulan sebelumnya para pelatih dari semua cabang seni sudah mempermantap, tinggal menunggu hasil yang mereka capai,” ujarnya.(asw/palu ekspres)






