Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Kursi PAN Tak Cukup Satu Fraksi di DPRD Palu

PALU EKPSRES, PALU– Rapat paripurna kedua pimpinan dan anggota DPRD Kota Palu periode baru digelar dengan agenda pembentukan fraksi-fraksi, Rabu 11 September 2019. Sesuai hasil rapat, pimpinan sementara DPRD Palu, Ikhsan Kalbi memutuskan terbentuknya sembilan fraksi. Sebelumnya rapat perdana digelar Selasa 10 September 2019 untuk memfasilitasi pembentukan fraksi.

Dari sembilan fraksi tersebut, Partai Amanat Nasional (PAN) untuk periode kali ini tidak dapat membentuk satu fraksi utuh karena hanya memiliki dua kursi. PAN terpaksa melebur menjadi Fraksi Amanat Indonesia bersama satu kursi milik Perindo. Pada periode sebelumnya fraksi PAN merupakan fraksi utuh dengan tiga kursi.

Sebenarnya untuk Pemilu 2019, tiga calon legislatif PAN merupakan petahana. Yakni Danawira Asri, Mulyadi dan Ratna Mayasari Agan. Namun hanya dua diantaranya yang berhasil terpilih kembali.

Sementara delapan fraksi lainnya yang terbentuk antara lain, fraksi Gerindra, Fraksi Golkar, Fraksi PKS, fraksi Hanura, Fraksi PDI-P, Fraksi Demokrat, Fraksi PKB dan rraksi Nasdem.

Fraksi Gerindra diketuai Moh Syarif, Fraksi Golkar Erman Lakuana, Fraksi PKS Rusman Ramli, Fraksi Hanura Irsan Satria, Fraksi PDI-P Ahmad Ali Idrus, Fraksi Demokrat Abdul Nassar Amri, Fraksi PKB Nanang, Fraksi Nasdem Muslimum, dan Fraksi Amanat Indonesia diketuai Mulyadi.

Ikhsan Kalbi menjelaskan, penetapan fraksi tersebut dilakukan sesuai surat dari masing-masing partai politik (Parpol).
“Begitu juga dengan pengurus fraksi, semuanya ditetapkan berdasarkan surat masuk dari partai politik,”jelas Ikhsan.

Setelah pembentukkan fraksi, Iksan mengemukakan agenda selanjutnya yang akan dibahas bersama pimpinan sementara dan anggota adalah pembahasan komposisi ditingkat komisi DPRD Palu. Namun sebelum itu, terlebih dahulu kata Ikhsan akan dilaksanakan rapat internal pimpinan. “Setelah itu baru pembahasan komponen komisi,” jelasnya.

Ikhsan menargetkan, seluruh agenda tentang komposisi alat kelengkapan dewan ini diupayakan rampung dalam waktu sebulan. “Setelah itu, membenahi tata tertib dan mulai menyusun serta menyesuaikan pembahasan pembahasan agenda kedewanan lainnya,”demikian Ikhsan. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital