Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Prevalensi Stunting di Sulteng Turun 24 Persen

TURUN – Gizi buruk menjadi salah satu perhatian pemerintah provinsi saat ini. Foto: Humas Pemprov Sulteng.

PALU EKSPRES, PALU – Stunting adalah masalah gizi kronis pada balita yang ditandai dengan tinggi badan yang lebih pendek dibandingkan dengan anak seusianya. Anak penderita stunting biasanya lebih rentan penyakit. Ketika dewasa berisiko untuk mengidap penyakit penyakit seperti jantung, hipertensi dan lain-lain. tidak hanya itu stanting juga mempengaruhi tingkat kecerdasan anak.

Ini disampaikan Gubernur Sulteng H Longki Djanggola, membuka rapat koordinasi tim percepatan penanggulangan stunting di Sulteng, Selasa 22 Oktober 2019 disalahsatu hotel di Palu. “Bisa dibayangkan bagaimana kondisi sumber daya manusia di masa mendatang jika saat ini banyak anak yang menderita stanting. Bisa dipastikan bangsa ini tidak akan mampu bersaing dengan bangsa lain dalam menghadapi tantangan global” kata Longkim

Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir kata Longki, angka stanting berhasil diturunkan. Akan tetapi penurunannya masih diatas angka ambang batas WHO yaitu 20persen. Berdasarkan hasil riset kesehatan dasar tahun 2018 prevalensi hipertensi nasional berada di angka 30,8persen atau lebih kecil dari tahun 2013 sebesar 37,2 persen.

Dari sumber yang sama prevalensi balita gizi buruk dan gizi kurang di Sulteng pada tahun 2018 tercatat sebesar 19,7persen. Menurun dari pada hasil Riskesdas 2013 yakni sebesar 24persen.

Sementara prevalensi balita pendek dan sangat pendek pun juga ikut menurun dari 41perse menjadi 32,3 persen. Tetapi prevalensi balita kurus dan sangat kurus justru yang mengalami peningkatan dari 9,4persen menjadi 12,8 persen.

Menurutnya, untuk mencegah hal itu pemerintah telah mencanangkan program intervensi pencegahan stunting terintegrasi yang melibatkan lintas kementerian dan lembaga dan pada tahun 2018 yang lalu sudah ditetapkan 100 kabupaten di 34 provinsi sebagai lokasi penurunan stunting. “Jumlah ini akan bertambah sebanyak 6 Kabupaten di tahun berikutnya,”kata Longki.

Di Sulteng sendiri, kabupaten yang jadi lokus stunting tahun 2018 adalah Kabupaten Banggai lalu tahun ini adalah Kabupaten Parigi Moutong dan tahun depan adalah Kabupaten Morowali dan Sigi, lewat kerjasama lintas sektor ini diharapkan dapat efektif menekan prevalensi stunting di Indonesia khususnya di Sulawesi tengah sehingga dapat memenuhi target tujuan pembangunan berkelanjutan tahun 2025 yaitu angka stanting menurun hingga 40 persen. “Oleh karena itu saya mengajak OPD beserta mitra kerja untuk berperan serta mensukseskan program terobosan dalam rangka penanggulangan dan percepatan penurunan stunting di Sulawesi Tengah,”demikian Longki. (humas/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital