Minggu, 5 April 2026
Daerah  

Pengelolaan Parkir di Tolai Parimo Dikeluhkan

Sekdis Perhubungan Parimo, Ismet Ibrahim. Foto : Dokumen

PALU EKSPSRES, PARIGI– Pengelolaan parkir di lokasi Pasar Desa Tolai, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, dipertanyakan oleh sejumlah pihak. Pasalnya, pengelolaan uang parkir yang meraup uang puluhan juta tersebut hingga saat tidak di ketahui keberadaannya.

Sehingga, Pemerintah Desa Tolai mengambil sikap tegas dengan menyudahi seluruh setoran ke Pemerintah Daerah, sambil menunggu kejelasan serta kepastian atas pengelolaan parkir yang dimaksud.

“Karena mengalami tumpang tindih kewenangan sehingga kami menahan dulu penyetoran jasa parkir,” kata Kepala Desa Tolai, I Made Gede Dipayana, kepada wartawan, Kamis, 24 Oktober 2019.

Dia mengungkapkan, penyetoran jasa parkir setiap bulannya terus dilakukan oleh petugas di desa tersebut. Namun setelah mendapat laporan untuk pajak retribusi jasa parkir sesuai laporan Dispenda, bahwa untuk pembayaran jasa parkir di Desa Tolai masih nihil.

Menurutnya, untuk Desa Tolai terdapat tujuh titik lokasi dan seluruhnya dikelola oleh petugas parkir desa.

“Setelah saya cek bahwa penyetorannya terus dilakukan oleh anggota kami, makanya empat bulan ini untuk sementara waktu disetop dulu,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan sebagai pengelola jasa parkir di Kabupaten Parimo, Ismet Ibrahim mengaku, untuk saat ini pihaknya belum mengambil sejumlah uang parkir di wilayah Tolai. Sebab, pengelolaan nantinya akan diatur kembali.

“Kami akan melakukan pertemuan dengan pihak desa, untuk setorannya tidak pernah diambil. Kalau mereka menyetop itu lebih baik,” ujarnya.

Menurut Ismet dalam waktu dekat akan megecek di lapangan terutama anggota Perhubungan yang ditempatkan di Pos Tolai. Karena ada beberapa yang telah ditugaskan di wilayah itu

Ismet menambahkan, terkait adanya karcis yang berlabel Perhubungan yang beredar di lapangan, untuk saat ini seluruhnya telah ditarik dan akan dikeluarkan karcis terbaru.

“Kalau menerima karcis tolang dilihat tanggalnya, jangan sampai ada oknum yang memanfaatkannya,” tegas Ismet . (asw/ palu ekspres)