Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Biaya Umum PDAM Banggai Rp 4, 071 Miliar Dipertanyakan

PALU EKSPRES, PALU – BPK RI menemukan pengelolaan operasional PDAM Kabupaten Banggai tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan yang berlaku dalam aspek administrasi dan keuangan, serta aspek teknik.

Dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK yang disampaikan oleh Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Sulawesi Tengah, Muhaimin, menyebutkan ada tiga item temuan pada pengelolaan operasional PDAM Kabupaten Banggai. Pertama, PDAM Kabupaten Banggai tidak pernah menguji kualitas air baku dan air produksinya sehingga tidak diketahui kualitas air sesungguhnya yang didistribusikan ke pelanggan. Kedua, PDAM Banggai tidak memiliki mekanisme untuk memantau jumlah produksi dan tingkat kebocoran sehingga tidak diketahui secara pasti jumlah kehilangan air dan tingkat efisiensi sesungguhnya. Ketiga, Pertanggungjawaban biaya umum danadministasi tidak lengkap sebesar Rp2.997.420.729 pada tahun 2018 dan dipasang water meter.
“Totalnya adalah Rp4.071.206.541,” kata Muhaimin.

Dirut PDAM Kabupaten Banggai, Arwin dikonfirmasi mengenai temuan BPK RI tersebut mengatakan, dalam ketentuan air yang didistribusikan yang sampai ke masyarakat itu, kualitas air dan kuantitasnya secara terus menerus harus terjamin. Namun dalam hal ini, PDAM Kabupaten Banggai kesulitan untuk pengadaan anggaran untuk mengetahui kualitas air yang didistribusikan ke pelanggan.
“PDAM keterbatasan anggaran dan tidak punya laboratorium karena itu mahal itu pak,” kata Arwin.

Dia mengakui, saat pemeriksaan oleh BPK lalu, telah disarankan oleh tim auditor untuk mengkomunikasikan permasalahan ini ke Dinas Kesehatan sebagai instansi yang berwenang dalam memeriksa kualitas air PDAM.
Adapun mengenai tingkat kebocoran jumlah produksi air saat didistribusikan ke pelanggan. Menurut Arwin, itu karena meter induk pada pipa induk distribusi pada beberapa titik belum ada. Sehingga, tidak terpantau secara pasti jumlah kehilangan air saat didistribusikan. “Ini memang wajib diadakan pak,” ujarnya.

Kondisi ini diakuinya sudah berlangsung saat kali pertama dibangun, yakni sekitar tahun 2008. Namun saat ini sudah dibenahi. Setidaknya ada 9 titik pada pipa induk yang telah dipasang water meter tersebut.

Sekaitan dengan temuan dana operasional di PDAM Kabupaten Banggai tersebut, menurut Arwin, dana operasional itu ada dan dipergunakan sesuai dengan peruntukannya. Hanya saja dokumen pendukungnya tidak lengkap saat dilakukan pemeriksaan.

“Dokumennya ada namun sebagian tercecer ,” ujarnya. Namun kata Arwin, itu akan diupayakan sesegera mungkin dilengkapi bukti pertanggungjawabannya sebagaimana rekomendasi yang diberikan oleh BPK RI. (fit/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital