Sabtu, 16 Mei 2026
Opini  

Butuh “Papoji” Depan dan Belakang

83257128_189512502245787_9061227207430504448_n

Oleh  Hasanuddin Atjo

SENIN Pagi 20 Januari 2020 di Hotel Santika Bogor menghadiri Sisialisasi tatacara pemberian Penghargaan Pemerintah Daerah (PPD) oleh Kementerian Bapemas.

Salah satu agenda yang dinilai strategis dalam pemberian penghargaan itu adalah inovasi daerah yang kontentnya dominan dari kreatifitas daerah. Ini tambahan indikator yang diperdalam dan diukur dalam menilai kemajuan pembangunan di daerah. Tidak mesti daerah yang sudah maju akan lebih berpeluang, karena yang diukur adalah percepatannya. Acara berakhir sebelum waktu lunch (makan siang).

Sore hari tidak sulit mencari kendaraan. Dengan menumpang taxi aplikasi Grab meluncur ke Jakarta dan situasi lalu lintas relatif lancar, kecuali dari arah Jakarta. Seperti biasanya dalam perjalanan membuka media online dari smartphone dan tertarik pada satu ulasan tentang Pilkada 2020.

Inti ulasan dalam media online itu bahwa Indonesia membutuhkan sejumlah pemimpin yang berkualitas, mampu berpikir multi dimensi, bukan hanya sekedar dipoles untuk dimenangkan dalam pertandingan Pilkada .

Dicontohkan beberapa pemimpin daerah yang masuk kriteria itu di antaranya Jokowi (sewaktu Gubernur DKI), Ridwan Kamil saat menjabat walikota Bandung, Risma walikota Surabaya, Hasto Wardoyo saat menjabat bupati Kulon Progo dan Nurdin Abdullah saat menjabat bupati Bantaeng.

Ulasan itu juga mengkuatirkan bahwa politik transaksional diprediksi masih mendominasi jalannya proses Pilkada 2020, namun ada keyakinan bahwa akan lebih baik, namun berpulang kepada pemilik hak suara, partai pengusung dan lembaga penyelenggara. Kasus lembaga penyelenggara yang “masuk angin atau bocor halus” pun juga ikut diulas.

Saya berpikir sejenak untuk menentukan Judul dari catatan pinggir yang akan dipubilkasikan. Akhirnya ketemu dan sebelum mengetiknya tertawa geli sendiri, karena berhubungan dengan istilah “kantong” dan dalam bahasa pergaulan di Sulawesi Tengah disebut “Papoji”.

Jadilah judul catatan pinggir bahwa untuk menjadikan daerah yang hebat, Indonesia hebat di tahun 2045 dibutuhkan pemimpin-pemimpin di daerah yang memiliki “ PAPOJI DEPAN dan BELAKANG”.

Papoji atau kantong depan dianalogkan dengan pikiran-pikiran cerdas, kreatif, kekinian, terukur yang berorientasi solusi dari seorang pemimpin.

Makanya  dalam setiap memberikan sambutan umumnya seorang pemimpin mengambil catatannya dari kantong depan, bukan kantong belakang.

Ternyata juga tidak cukup hanya memiliki kantong depan, juga harus diimbangi dengan isi kantong belakang, dikarenakan kualitas berdemokrasi kita yang masih rendah. Penelitian Prof. Budiono, mantan wakil Presiden era SBY mengemukan bahwa demokrasi akan berkualitas bila pendapatan per kapita sekitar 6.000 dolar US atau setara 84 juta rupiah dan saat ini baru sekitar 57 juta rupiah/kapita/tahun.

Apalagi angka pengangguran, kemiskinan dan ketimpangan negeri ini masih tinggi yang diduga menjadi pemicu maraknya sejumlah demonstrasi yang sebahagian pesertanya sekedar ikut ramai tanpa paham substansinya dan hanya ikut karena imbalan transaksional ala kadarnya. Ini semua karena masalah Papoji belakang dan tentunya memprihatinkan. Dan harus segera dicari solusinya.

Indonesia dikaruniakan potensi sumberdaya alam yang luar biasa hebatnya, ditambah lagi dengan iklim tropis yang memberi kesempatan dapat memproduksi pangan sepanjang tahun dibanding wilayah sub tropis. Negeri ini sudah kalah dengan Vietnam meskipun luasnya tidak kebih besar dari wilayah Pulau Sulawesi dan baru merdeka sekitar 50 tahun yang lalu.

Pemimpin daerah yang memiliki Isi “Papoji Depan” yang bernilai, sudah barang tentu akan mempertebal Isi “Papoji Belakang” yang kemudian bisa memperbaiki kualitas demokrasi, mengurangi pengangguran, kemiskinan dan ketimpangan atau rasio gini (beda berpendapatan tinggi dan rendah).

Bila Papoji belakang sudah berisi, maka masyarakat tidak lagi mempersoalkan naiknya iuran pembayaran BPJS, dicabutnya sejumlah subsidi. Jangan lagi Pemerintah dibebankan untuk itu.

Harapannya bahwa semua yang terkait (pemilik hak suara, hak usung, lembaga penyelenggara) atas lahirnya pemimpin daerah yang bisa membuat perubahan, lompatan-lompatan tidak lagi “terperangkap” dengan isi Papoji belakang, tetapi juga sudah mengedepankan Isi Papoji Depan. SEMOGA.

 

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan