Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Bocah Bantaran Sungai Enjoy Tangguk Ikan di Sarang Buaya Berkalung Ban

IMG_20200210_202901

PALU EKSPRES, PALU– Buaya berkalung ban di Kota Palu heboh sampai ke belahan dunia. Reptil ini unik dengan lilitan ban di lehernya. Berbagai usaha untuk melepas ban kini mendunia. Namun belum satupun yang berhasil.

Sungai Palu memang menjadi habitat buaya muara ini. Beranak pinak dan saat ini jumlahnya dilaporkan sudah mencapai puluhan ekor.

Beberapa kasus penerkaman buaya terhadap manusia dilaporkan terjadi. Bahkan pernah ada yang tewas karena gigitan buaya.

Meski dengan sederet kasus penerkaman buaya, warga Palu khususnya yang mendiami bantaran sungai ternyata tidak terpengaruh dengan keberadaan buaya-buaya muara yang dikenal lebih ganas dari jenis lainnya.

Warga tetap beraktivitas seperti biasanya. Menambang pasir hingga mengail dan mencari ikan di sungai dengan jaring atau peralatan tangguk. Tak sedikit yang melepas ternaknya untuk merumput dibibir sungai.

Bukan saja orang dewasa. Bocah yang tinggal di bantaran menjadikan tepi sungai untuk bermain-main. Mereka tidak gentar dengan buaya-buaya yang kerap menampakkan dirinya di tepi sungai.

Apalagi di sepanjang bantaran Sungai Palu, memang belum ada plang atau rambu-rambu yang berisi imbauan waspada terhadap buaya yang terlihat.

Seperti pengamatan Palu Ekspres, Senin sore 10 Februari 2020 kemarin. Saat warga Palu ramai menantikan proses evakuasi buaya leher ban dari atas jalan, beberapa bocah justru terlihat turun ke bibir sungai.

Mereka tak gentar sedikitpun. Meski sekali dua kali saling mencandai jika ditempat itu buaya sering muncul. Bermodal alat seadanya dan sebuah ember kecil, bocah-bocah ini berpindah dari tempat satu ke tempat lainnya. Menyusuri tepi sungai. Hingga ke tepian tempat buaya leher ban kerap mengapung, menampakkan diri.

Har, salahsatu dari tiga nama anak menyebut, menangkap ikan di tepi sungai sudah menjadi kebiasaan mereka. Sepulang sekolah atau sedang libur.

Menurut bocah ini, di tepi sungai banyak ikan mujair dan nila yang bermain. Mudah terlihat dan bisa langsung ditangguk.

“Kan cuma di pinggir-pinggir juga om,”kata Har, berlalu pergi setelah menjawab Palu Ekspres.

Untuk diketahui Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulteng dilaporkan beberapa kali mengevakuasi buaya dari Sungai Palu. Namun tak berdaya mengevakuasi buaya leher ban. Sayembera melepas ban disetop karena alasan sepi peminat. Upaya ini diteruskan.

Presenter saluran TV National Geografi, Matt Wright turun tangan bersama timnya. Matt Wright adalah presenter untuk program acara monster crock wrangler di TV National Geografic.

Kedatangan Matt Wright disambut antusias warga Palu, Kemudian berjubel memadati bantaran sungai untuk menyaksikan langsung proses evakuasi buaya leher ban. Setelah sebelumnya BKSDA dan beberapa pihak terkait gagal melakukan evakuasi. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital