Minggu, 9 Agustus 2026
Agama  

Zakat di Tengah Pandemi COVID-19

Prof. Dr. H. M. Asy’ari, M.Ag. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, PALU– Berdasarkan syar’i, Zakat Fitrah sudah bisa dibayarkan sejak awal Ramadhan atau pertama kali berpuasa. Tujuannya, agar Muslim yang masuk dalam kelompok rentan bisa ikut merasakan manfaat zakat tersebut sembari menjalankan ibadah puasa. Tapi di tengah pandemic Covid-19, pembayaran zakat fitrah dapat dilakukan lebih cepat.
“Memang belum ada fatwanya, tapi pendapat ini sudah banyak diutarakan oleh para ulama,” kata Ketua LP2M IAIN Palu, Prof. Dr. H. M. Asy’ari, M.Ag, Selasa (19/5/2020).
Prof Asy’ari mengatakan menyegerakan pembayaran zakat, manfaatnya bisa secepatnya dirasakan para mustahik (yang berhak menerima zakat). Terutama yang terdampak covid 19. Prof Asy’ari berpesan, umat Islam yang berkecukupan dan wajib membayar zakat fitrah sudah bisa menunaikannya pada awal bulan puasa ini. Tidak perlu menunggu mendekati malam takbiran seperti bulan puasa sebelumnya.
Memang keutamaan zakat itu menurut Ketua umum Darud Da’wah wal Irsyad (DDI) Sulteng ini dilakukan sebelum khatib naik mimbar salat Idulfitri. Tetapi jika penyaluran melalui DKM Masjid nanti amil bisa menyerahkan zakat di waktu afdalnya.
Selain zakat fitrah yang wajib dikeluarkan tiap ramadhan katanya, ummat muslim juga punya kewajiban untuk membayar zakat mal (harta). Bedanya, zakat maal tak mesti dikeluarkan pada bulan Ramadhan.
Zakat maal wajib dibayar seorang seorang muslim yang telah memenuhi syarat kepemilikan harta benda sedikitnya senilai 85 gram emas (nisab) dan memiliki harta tersebut selama satu ytahun (haul). Harta ini harus dikeluarkan pemiliknya sebesar 2,5 persen sebagai zakat maal.
Zakat maal bercabang menjadi jenis-jenis zakat lainnya, seperti zakat penghasilan, perniagaan, pertanian, pertambangan, hasil laut, hasil ternak, harta temuan, obligasi, tabungan, emas, perak dan lainnya. Masing-masing zakat ini memiliki perhitungan sendiri-sendiri.
Bagaimana seharusnya penyaluran zakat di masa pandemi virus corona? Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Sulteng ini menjelaskan seiring perkembangan zaman, berbagai cara dilakukan orang dalam menyalurkan zakatnya. Terlebih di era digital ini, ummat Muslim sudah mengenal zakat online atau tanpa tatap muka. Cara ini sudah dilakukan satu decade terakhir dan semakin berkembang. Penyedia platform dari perbankan, perusahaan financial technology (FinTech) sampai e-commerce pun menyediakan pembayaran zakat secara online.
Pembayaran zakat secara online sangat disarankan selama pandemi virus corona. Kuncinya adalah transparansi.
“Itu yang paling utama (transparansi). Pakai ijab kabul terus tidak transparan itu malah bertentangan dengan maksud ijab kabul itu,” katanya.
Namun pada prinsipnya kata Prof Asy’ari, tak ada perbedaan pembayaran zakat antara sebelum dan di masa pandemi virus corona. Selama syarat dan ketentuannya berlaku, setiap Muslim wajib membayar zakat.
“Untuk zakat harta, apabila dia sudah memenuhi syaratnya, kemudian waktunya sudah terpenuhi memang sudah wajib dikeluarkan zakatnya,” katanya.
Menurutnya, saat pandemi virus corona, jumlah orang-orang yang perlu mendapatkan bantuan bertambah. “Orang-orang yang tadinya tidak miskin, dia jatuh ke situ. Kemudian juga orang-orang yang berutang jadi lebih banyak,” katanya. (***/fit/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital