Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Disebut Minta Proyek, Anleg Akan Polisikan Kadisdik Palu

Ansyar Sutiadi. Hamdi Anwar/PE

PALU EKSPRES, PALU– Kisruh dugaan adanya pekerjaan ruang SDN 1 Tatura Palu yang tidak dikerjakan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) berbuntut ke persoalan lain, yakni dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Palu Ansyar Sutiadi.

Pasalnya, ketika hendak dikonfirmasi wartawan mengenai dugaan itu, Kamis (12/8/2020), di ruang kerjanya,  Ansyar Sutiadi justru melontarkan ucapan, bahwa pernyataan Anggota DPRD Palu, Marcelinus, adalah pernyataan yang dipicu karena keinginannya meminta proyek dan tidak bisa dipenuhi.

Pernyataan yang tidak patut karena dokumen yang didapat Marcelinus tidak dikonfirmasi ke pihak berkompeten untuk mengeluarkan statemen.

“Makanya apa motivasi Marcelinus ini. Apakah dia mau cari popularitas. Kalau mau cari popularitas, bukan begini ceranya. Ada mekanisme. Atau dia benci sama saya secara pribadi. Mungkin karena dia telepon saya dia minta proyek. Saya tidak beri. Karena ada aturan yang mengatur itu. Iya, dia pernah telfon saya,” sebut Ansyar kepada wartawan.

Ansyar mengaku, pihaknya tidak bisa seenaknya memberikan proyek karena ada aturan main terkait hal itu.

“Saya tidak berikan karena ada aturan yang mengatur.Tidak bisa kita sewenang-wenang memberi. Kita terikat dengan aturan itu,” ucapnya.

Karena itu Ansyar mengaku dirinya akan berkonsultasi dengan penasehat hukumnya.

“Saya akan coba konsultasi dengan penasehat hukum. Apakah ini melanggar. Kalau KUHP melanggar. Cuma yang saya mau lihat, apakah ini hak imun dia sebagai dewan bisa dibenarkan,”sebutnya.

“Ya jelas saya sangat sesali. Karena bahasa itu tidak patut. Kami secara lembaga terlecehkan. Secara pribadi kami semua yang ada di situ dianggap melakukan hal yang tidak betul. Apakah dia hakim yang berhak menjustifikasi kami. Ada pihak yang berhak itu. Apalagi tidak dikonfirmasi pak. Kalau begini semua sifatnya orang, tidak dikonfirmasi, wah cilaka. Saya juga bisa tuduh macam-macam,” tandasnya.

Marcelinus. Foto: Dokumentasi.

Mengenai pernyataan Kadisdik Palu ini, Marcelinus balik menyebut bahwa dirinya tidak pernah meminta proyek apapun.

Perbincangan yang terjadi saat  menelepon Kadisdik Palu, menurutnya,  hanya sebatas mengonfirmasi tentang boleh tidaknya sebuah proyek swakelola itu dimitrakan pada pihak ketiga.

Saat itu jelas Marcel, ada seorang rekannya yang telah mendapat persetujuan dari kepala sekolah untuk memitrakan sebuah pekerjaan di salah satu gedung sekolah. Namun, tidak mendapat persetujuan dari Disdik Palu.

Marcel menyatakan hal itulah kemudian yang ia konfirmasi ke Kadisdik Palu. Mempertanyakan kebenaran informasi yang disampaikan pihak sekolah. Namun belakangan mendapat jawaban pekerjaan sekolah dimaksud tidak boleh dimitrakan karena aturan main.

“Jadi pak Kadis bilang tidak bisa. Ya sudah. Kalau tidak bisa kita mau bagaimana. Tapi intinya bukan meminta hanya sebatas bertanya. Kalau meminta, proyek apa yang saya minta,” tanya Marcel.

Karena itu tekan Marcel, pernyataan Kadisdik Palu ini juga patut diduga sebagai pencemaran nama baik atau fitnah. Apalagi, dirinya sebagai anggota DPRD dalam kaitan ini juga menjalankan fungsi pengawasan. Terlebih Disdik adalah mitra komisi yang ia duduki.

Tambah lagi, mantan Kepala SDN 1 Tatura sempat menyebut-nyebut dokumen RAB yang ia kantongi adalah dokumen palsu. Padahal dokumen itu ia mintakan secara resmi dan langsung pada bendahara proyek SDN 1 Tatura Palu.

Oleh sebab itu ujar Marcelinus, pihaknya akan melaporkan pernyataan tersebut kepada pihak kepolisian sebagai laporan pencemaran nama baik.

“Hari Selasa pekan depan, saya akan masukkan laporan ini ke Polres Palu,” pungkasnya. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital