Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Kampung KB Berganti Nama Kampung Berkualitas

Bramanda Noya. Foto: Istimewa.

PALU EKSPRES, PALU- Pogram Kampung Keluarga Berencana (KB) yang digalakkan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BkkbN) berganti nomenklatur menjadi Kampung Keluarga Berkualitas.

Kepala Perwakilan BkkbN Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui pejabat Humas, Bramanda Noya, menjelaskan, perubahan bertujuan meningkatkan kesertaan KB sekaligus unmet need.

Serta upaya menurunkan angka kemiskinan, stunting dan kematian ibu dan anak. Termasuk langkah untuk mengklasifikasi Kampung KB dari tingkat dasar, berkembang, mandiri dan berkelanjutan berdasarkan kondisi input, proses, outcome-nya.

“Sederhana perubahan ini agar dengan nomenklatur baru ini bisa menciptakan sinergitas program antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kabupaten terhadap Kampung KB menjadi lebih banyak,”jelasnya.

Secara garis beras, apa yang selama ini dikelola secara sederhana, yang orientasinya masih sekitar KB perlu untuk terus dikembangkan.

“Harus lebih berpikir secara holistik tentang manfaat kampung KB, sejauh mana kita mampu melakukan kegiatan yang terpadu itu, menjadi salah satu indikator keberhasilan,”ujarnya.

Dengan nuansa baru lanjut dia, BkkbN sebenarnya ingin memperkenalkan Kampung Keluarga Berkualitas dengan pendekatan informasi yang luas.

Sehingga masyarakat tidak berpendapat bahwa program Kampung KB hanya program seputar KB saja. Atau sekedar ajakan untuk ikut ber KB, menggunakan alat-alat kontrasepsi. Tetapi lebih kepada usaha membangun kampung dari seluruh sektor, baik ekonomi, kesehatan dan pendidikan.

BkkbN lanjutnya juga ingin menegaskan bahwa Kampung KB ini bukan milik BkkbN atau milik OPD teknis di kabupaten. tetapi milik semua pihak, baik OPD pemerintah maupun swasta. Karena itu BkkbN mengajak pemerintah daerah untuk duduk bersama merancang program bersama, saling sinergi untuk membangun Indonesia dari pinggiran, yaitu dari Kampung KB,”paparnya.

Selanjutnya Bramanda menyebut, informasi mengenai perubahan nomenklatur ini sebelumnya telah disampaikan Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BkkbN RI .Dwi Listyawardani saat melakukan monitoring dan evaluasi capaian program Bangga Kencana di Sulteng.

“Diampaiakn pada radiagram melalui zoom meeting yang melibatkan Dinas P2KB Provinsi dan OPD KB kabupaten dan kota bulan Oktober lalu,” pungkasnya. (**/mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital