Ini zaman digital. Koran-koran besar bahkan memilih terbit di platform media online. Menerbitkan serangkaian cerita bersambung secara online pun rasa-rasanya menarik. Itulah yang dipilih Jafar G Bua, jurnalis TV dan blogger di Palu, Sulawesi Tengah.
Ia memilih menerbitkan novel; Bara Api di Timur Celebes berbasis catatan peliputannya selama konflik sosial dan terorisme di Poso sejak 1998 – 2020 ini.
Berikut sedikit kutipan kisahnya:
“Dunia kita berbeda, saudara. Sudah sepuluh tahun ini, saya punya dua wajah. Saya juga punya dua jalan hidup. Wajah dan jalan berbeda yang mungkin tak bisa saudara-saudara bayangkan. Dua wajah dan dua jalan itu berbeda jauh. Saya harus memutuskan untuk memilih salah satunya. Ada waktunya, saya akan menceritakan kisahnya pada Anda semua.”
Subuh yang hening di Poso, di timur Pulau Celebes, Ahmad Alghifary menyelesaikan catatan di notebook tua miliknya. Entah apa kisah dua wajah dan dua jalannya itu, baiknya kita menanti saja.
Novel ini berkisah tentang konflik Poso dan upaya perburuan kelompok sipil bersenjata di Poso. Tokoh Ahmad Alghifary seorang jurnalis dan beberapa tokoh militer serta anggota Kelonpok Mujahiddin Indonesia Timur akan mewarnai kisahnya. Novel ini akan ditulis dalam bentuk cerita bersambung hingga 30 episode. Sayang, bila dilewatkan.
Kisah lengkapnya hanya bisa dibaca di https://jafarbuaisme.com/kolom/sebuah-novel/
Menurut penulisnya, “Alur kisah ini fiktif belaka. Bila ada cerita, organisasi dan tokoh yang serupa itu hanyalah kebetulan belaka. Semuanya rekaan. Hanya saja yang membedakannya adalah bahwa novel ini dibuat berbasis sejarah haru birunya amuk sosial di Poso, Sulawesi Tengah.”






