Sabtu, 8 Agustus 2026

Laba Bumi Resources Minerals Terus Naik, Tambang Emas di Palu Mulai Berkontribusi

Fasilitas tambang emas PT Bumi Resources Minerals Tbk di Poboya, Palu Foto: : PT Palu Citra Minelars

PALU EKSPRES, JAKARTA– PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mengumumkan kinerja tahunan perusahaan 2020. Hasilnya, kinerja keuangan perusahaan terus meningkat karena adanya lonjakan pendapatan dari penjualan emas.
Direktur sekaligus Kepala Hubungan Investor Bumi Resources Minerals, Herwin Wahyu Hidayat, mengatakan, pendapatan perusahaan pada paruh pertama tahun ini, yakni Januari hingga Maret 2020 mencapai US$991,86 ribu.
Kemudian, hingga Juni 2020, Herwin mengungkapkan pendapatan perusahaan naik menjadi US$2,55 juta, hingga Agustus 2020 tercatat US$3,19 juta dan sampai September 2020 menjadi US$4,17 juta.
“Jadi kalau annualized ini revenue atau sales Januari sampai Desember rata-rata bisa US$5,5 juta. Untuk annualized sampai Desember tahun ini,” kata Herwin saat paparan publik tahunan, Kamis (10/12/2020).
Dari sisi keuntungan bersih pada Januari hingga Maret 2020 sebesar US$161,26 ribu, sampai Juni menjadi US$955,38 ribu, hingga Agustus 2020 menjadi US$2,11 juta, dan sampai September 2020 menjadi US$2,42 juta.
Dia menegaskan, net profit tersebut termasuk dari hasil adanya penjualan emas dari lokasi tambang di Palu yang sejak kuartal I-2020 telah mampu beroperasi dan memproduksi atau mengolah bijih emas 500 ton per hari.
“Pada 2019 belum ada kontribusi penjualan emas pada sales kita 2019, itu dari fee perusahaan tambang saja. Namun pada 2020 sudah ada kontribusi dari hasil penjualan emas dari project di Palu,” tuturnya.
Produksi emas perusahaan sejak adanya pabrik di Palu tersebut terus meningkat. Dari Januari-Maret 2020 sebanyak 4,37 kilogram menjadi 33,53 kilogram hingga September 2020. Sebelumnya pada 2019 tidak ada.
Adapun cash perusahaan hingga September 2020 dikatakannya naik menjadi US$2,28 juta dari sebelumnya di Januari-Maret 2020 US$226,44 ribu. Sementara itu, restricted deposit dari US$32,62 juta.
Herwin menekankan, dari sisi pelunasan pinjaman jangka pendek telah lunas sepenuhnya pada periode Januari-Juni 2020. Dari sebelumnya pada Januari-Maret 2020 sebesar US$53,99 juta.
“Short term loan per Juni telah lunas yang memang liquidity perusahaan sangat baik saat ini. Produksi dore bullion kami juga baik jadi 13,21 kilogram Januari-Maret dan hampir 90 kilogram sampai September ini,” ucapnya. (Vivanews.co)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital