Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Reny: PNS Jangan Pusing Isu Penggantian Pejabat

Hadianto Rasyid dan Reny Lamadjido memberikan keterangan pers terkait program kerja. Foto: Hamdi Anwar/PE


PALU EKSPRES, PALU – Wakil Wali Kota Palu terpilih periode 2020-2024, Reny Lamadjido menegaskan pihaknya akan bekerja profesional dalam mengatur penempatan pejabat dalam semua jenjang jabatan. Terkait isu perombakan pejabat saat menjadi Wali Kota Palu, Reny menegaskan sejumlah hal.

Pertama kata dia, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu tidak bisa melakukan pelantikan dalam waktu 6 bulan menjabat. “Ada aturan yang berlaku bahwa 6 bulan tidak bisa melakukan reshuffle kabinet kecuali ada hal urgensi dan atas izin Mendagri,”kata Reny beberapa waktu lalu. Ia menyebut, pihaknya akan berupaya agar semua kepala dinas dapat bertugas secara baik saat melaksanakan tugasnya dengan catatan tetap akan dievaluasi.

“Bukan hanya kami, siapa pun wali kota itu ada namanya laporan kinerja masing-masing kepala dinas. Kepala dinas sebenarnya tidak perlu memusingkan isu reshuffle ini. Intinya kerja baik sesuai Tupoksi dan bertanggung jawab terhadap wali kota,”tegasnya. Sementara itu, Hadianto, Wali Kota Palu terpilih periode 2020- 2024 menambahkan, saat ini tim ahli yang ia tunjuk tengah mengkaji semua permasalahan yang ada. Lalu menggodok secara baik segala kebijkan nantinya agar langkah kedepan betul-betul terarah.

Prinsipnya kata Hadianto, apapun yang akan mereka laksanakan dan tunaikan dimasa mendatang, betul-betul harus dengan pertimbangan matang dan bisa diterima semua pihak. “Agar semua bisa diselesaikan dengan baik. Soal isu reshuffle ini juga semua akan menjadi kajian dan evaluasi bersama. Dengan prinsip semua hal kedepan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,”jelas Hadianto.

Namun intinya lanjut dia, pegawai dimasa kepemimpinannya nanti tidak boleh bekerja hanya sekadar untuk menggugurkan kewajiban. “Kalau hanya untuk menggugurkan kewajiban, nah itu yang susah,”sebutnya. Pemerintah kedepan terangnya pada semua struktur harus dipastikan betul-betul bekerja menunaikan kewajiban dengan sebaik-baiknya. “Jadi bukan hanya kewajiban untuk menggugurkan kewajiban. Apalagi ada pengawasan melalui TEPRA. Kami berharap, pada saat nanti kita dilantik kita bisa langsung running untuk bekerja,”pungkasnya. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital