Jumat, 14 Agustus 2026
Opini  

Memilih Pasangan Idaman dengan Proses Berpikir yang Benar

Hasna, S.Pd., M.Pd. Foto: Istimewa

Oleh Hasna, S.Pd., M.Pd. (Dosen FKIP UNTAD, Mahasiswa S3 UNESA)

SECARA fitrah, setiap manusia normal yang sudah dewasa (dalam Islam disebut baligh) pasti memiliki naluri untuk menyukai lawan jenis (memenuhi kebutuhan seksual) dan melestarikan jenis. Naluri ini memiliki persamaan dengan naluri yang ada pada hewan. Perbedaannya adalah pada manusia naluri tersebut juga disertai keinginan untuk menambah kewibaan dan harga diri di depan manusia lain.

Hal ini sesuai dengan pandangan Islam yang mengatakan bahwa suami adalah pakaian bagi istri dan istri adalah pakaian bagi suami dan hendaklah keduanya saling menutupi aib masing-masing di depan manusia lain. Memiliki pasangan juga merupakan salah satu tolak ukur kebahagiaan.

Proses berpikir yang hanya berdasarkan akal dan perasaan semata dapat memunculkan pandangan bahwa wanita yang memiliki suami tampan, kaya, berbudi pekerti yang baik, penyayang dan setia pasti merupakan wanita yang telah merasakan kebahagian hidup. Begitupula lelaki yang memiliki istri yang cantik, body yang ideal, setia, manja, dan lain-lain adalah lelaki bahagia.

Itulah standar kebahagiaan dari sudut pandang yang konkrit dan mengesampingkan kebahagian yang bersifat abstrak. Ini merupakan sudut pandang orang-orang sekuler kapitalis bahkan komunis yang menafikkan keberadaan Sang Pencipta karena hanya menilai sesuatu dari segi penampakannya secara kasat mata (materi).

Kebahagiaan yang nampak secara fisik memang merupakan salah satu tolak ukur atau salah satu sumber kebahagiaan tetapi bukanlah satu-satunya penentu kebahagiaan. Sebab kebahagiaan hakiki itu bukanlah sebagaimana apa yang orang lihat tentang diri kita tetapi sebagaimana apa yang kita rasakan (apakah kita benar-benar merasa bahagia, tenang, tentram, sejahterah hidup bersama pasangan kita atau sebaliknya).

Jika kita memandang kebahagiaan berdasarkan logika dan perasaan kita, maka akan lahir berbagai pandangan yang saling berbeda antara satu sama lain berdasarkan pangalaman masing-masing atau fakta yang pernah kita jumpai.

Misalnya, seseorang yang memandang bahwa seorang perempuan yang cantik akan enak dipandang mata dan pasti akan bisa membahagiakan suaminya. Seorang wanita cantik yang dari desa itu akan bisa membahagiakan suaminya karena ia masih polos belum tersentuh kehidupan kota yang gemerlapan. Ia polos dan tidak punya akal busuk untuk menipu atau mengelabui suaminya.

Seorang wanita cantik dari desa yang polos dan miskin pasti akan taat kepada suaminya karena dia takut ditinggalkan oleh suaminya karena dia tidak punya keterampilan untuk mencari nafkah sendiri. Seorang wanita miskin ketika dinikahi oleh lelaki kaya, maka dia akan pandai bersyukur kepada suaminya karena dia pasti beranggapan bahwa daripada saya tinggal bersama orang tua saya yang miskin lebih baik saya bersama suami saya yang kaya yang bisa memenuhi segala keperluan hidup saya.

Sebaliknya seorang wanita cantik dari kota yang pendidikannya tinggi bergelar megister bahkan doktor dan sedang bekerja di tempat yang bergensi dan bergaji tinggi, membuat banyak lelaki takut untuk meminangnya. Para lelaki beranggapan bahwa wanita semacam itu akan sulit untuk patuh pada suaminya karena ia merasa cantik dan kaya. Sehingga, ia tidak takut ditinggal suaminya karena dia merasa akan bisa cepat dapat suami pengganti karena punya dua kelebihan yaitu cantik dan kaya sehingga pasti banyak lelaki yang suka.

Pandangan-pandangan tersebut lahir dari logika-logika dan perasaan-perasaan manusia yang tidak punya standar kebenaran yang besifat mutlak yang bersumber dari Yang Maha Pencipta, Maha Kuasa, Maha Berkehendak atas segala sesuatu, serta Maha Mengetahui segala sesuatu.

Orang-orang yang berpandangan seperti di atas tidak menyadari bahwa istri yang cantik tidak otomatis bisa membahagiakan suaminya. Wanita cantik tapi tidak taat pada suami dan tidak melayani hak-hak suami bagaimanapun cantiknya pasti tidak bisa menjadi sumber kebahagiaan suami. Wanita dari desa tidak otomatis polos karena listrik sudah masuk desa dan pastinya pengaruh media juga sudah masuk. Pergaulan bebas juga sudah masuk desa. Apalagi kalau menurut pandangan Islam, perbuatan manusia juga bisa dipengaruhi oleh mahluk tak terlihat oleh manusia seperti syaitan.

Juga tidak semua wanita cantik berpendidikan tinggi punya penghasilan yang banyak itu sombong karena telah dibuktikan oleh Khadijah istri pertama Rasulullah. Bahkan Khadijah adalah istri yang paling dikenang oleh Rasulullah sallahu alaihi wa sallam dan tidak dipoligami oleh beliau sampai-sampai Aisyah istri tercantik beliau cemburu karena nama Khadijah sering disebut-sebut oleh Rasul sallahu alaihi wa sallam meski sudah lama meninggal.

Hal ini juga membuktikan umur suami tidak harus lebih tua dari istri karena Khadijah berumur 40 tahun saat dinikahi oleh Rasulullah sallahu alaihi wa sallam, sedangkan beliau waktu itu masih berumur 25 tahun.

Meskipun memang juga ada faktanya bahwa ada wanita cantik yang bisa membahagiakan suaminya, ada juga wanita tidak beriman tapi patuh pada suaminya. Ada juga ustadz yang menceraikan istrinya. Ada juga wanita cantik dari kota yang berpendidikan tinggi dan sombong suka kawin cerai dan lain sebagainya. Jadi semua padangan ada faktanya. Oleh karena itu, jika kita berbicara fakta, maka tidak akan ada habisnya.

Oleh karena itu orang yang bijak tidak menjadikan fakta sebagai satu-satunya sumber pembelajaran hidup dan hanya mengikuti apa yang muncul dari akal pikiran dan perasaannya tanpa mengkaji kebenaran yang besifat mutlak. *** Bersambung

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Menekan Spin Delay Is The Key Dengan Irama Tidak Teratur 2 Detik, 5 Detik, 8 Detik Bisa Membingungkan Randomizer Atau Hanya Ritual Ocd Saja
Masa Depan Hiburan Digital Interaktif Dibahas Melalui Perpaduan Teknologi Dan Narasi Pada Wild Bounty Showdown
Inovasi Seotda Baccarat Dari Pragmatic Play Menggabungkan Budaya Korea Dan Format Baccarat Modern Di Tahun 2026
Infrastruktur Game Digital Lebih Siap Menghadapi Gangguan Berkat Cyber Resilience Architecture
RTP Mahjong Scatter Hitam Pragmatic Play Hadir Nonstop 24 Jam Berkat Inovasi Teknologi AI Terbaru
Mahjong Ways Dioptimalkan Dengan Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna
Mahjong Ways Menjelaskan Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan
Infrastruktur Digital Menjaga Stabilitas Performa Meskipun Beban Sistem Terus Meningkat
Data Historis Menjadi Dasar Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Terbaru
Literasi Risiko Menjadi Penting Seiring Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia
Tampilan Visual Ikonik Scatter Hitam Menjadi Sorotan Utama Dengan Sensasi Misteriusnya
Target Maxwin Diraih Melalui Strategi Menjaga Ketahanan Modal Harian
Fondasi Utama Meraih Hasil Maxwin Secara Bertanggung Jawab Adalah Ketenangan
Fenomena Hasil Maxwin Terencana Diraih Dengan Kunci Utama Mengendalikan Keputusan Terburu-Buru
Pengalaman AI dan Visual Interaksi Meja Siaran Paling Jernih Dihadirkan Oleh Live Kasino
Ritme Pengalaman Menikmati Hiburan Studio Tanpa Bepergian Dihadirkan Live Kasino
Arsitektur Grafis Digital Pragmatic Play Diakui Kekuatannya Oleh Banyak Pihak
Ulasan Tema Petualangan Menegangkan Dari Pragmatic Play Disambut Hangat Oleh Penggemar
Desain Karakter Menghibur Dari Pragmatic Play Selalu Menunjukkan Kreativitas Yang Relevan
Elemen Scatter Hitam Selalu Menggoda Dengan Pesona Tampilan Ikonik Yang Misterius