Sabtu, 8 Agustus 2026

Bungun Kecintaan Terhadap Film Nasional Sejak Dini

JAKARTA, PE – Badan Perfilman Indonesia (BPI) diminta untuk berperan aktif dalam mendorong masyarakat buat cinta film nasional. Sebab, membangun literasi perfilman atau membangun masyarakat cinta film nasional sangat penting dilakukan.

“Jika kultur di masyarakat masih belum cinta kepada film nasional, maka akan sulit juga bagi dunia perfilman, khususnya terhadap simbiosis produksi film dengan penontonya,” jelas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy di Jakarta, Selasa (20/2).

Membangun masyarakat cinta film nasional, menurutnya, dapat dibangun sejak dini. Anak-anak dapat diajarkan kepekaannya mengapresiasi terhadap karya-karya anak bangsa. Disinilah sinergi Kemendikbud dengan BPI perlu dilakukan guna mengembangkan perfilman di Indonesia.

“Kemendikbud melalui program Penguatan Pendidikan Karakter yang menjadi amanat Bapak Presiden Joko Widodo, akan mencoba membangun kepekaan mengapresiasi terhadap karya anak bangsa, termasuk karya film nasional,” jelas Muhadjir.

Dia menjelaskan, melalui program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), khususnya pada pendidikan dasar ini sekolah diajak untuk melakukan kegiatan belajar mengajar tidak hanya di dalam kelas.

“Para guru bisa mengajak siswanya untuk nonton film nasional. Dari hasil menonton tersebut bisa mengajak para siswa untuk membahas ulang terkait film tersebut, serta meminta kesan dari isi filmnya, dan biarkan siswa mengekspresikan ulang apa yang telah ditontonnya,” jelas Mendikbud.

Melalui program PPK, Kemendikbud juga akan mengajak para seniman dan budayawan untuk masuk ke sekolah. Para seniman dan budayawan tersebut, jelas Mendikbud, dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada para siswa untuk lebih mencintai seni dan budaya Indonesia, khususnya film nasional.

“Ini cara yang pas agar anak-anak lebih mencintai film nasional, dengan mendekatkan mereka kepada pemegang perannya yaitu seniman dan budayawan,” jelas Mendikbud.

(bon/rmol/mam/JPG/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital