Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

5 Kepala Daerah di Sulteng Dilantik, 2 Kabupaten Masih Menunggu Keputusan MK

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepala daerah dan wakil kepala daerah kabupaten dan kota di Sulteng hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2021 digelar di Yodjokodi Convention Center (YCC), Jumat (26/2/2021). Foto: Tangkapan Youtube

PALU EKSPRES, PALU – Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepala daerah dan wakil kepala daerah kabupaten dan kota di Sulteng hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2021 digelar di Yodjokodi Convention Center (YCC), Jumat (26/2/2021).

Rangkaian acara pelantikan dimulai dengan penandatangan berita acara pelantikan lalu penyematan tanda pangkat jabatan serta penandatanganan pakta integritas.

Dilanjutkan sekaligus dengan pelantikan Ketua TP PKK dan Dekranasda kabupaten/kota.

Lima kepala daerah yang dilantik adalah Wali Kota Palu dan Wakil Wali Kota Palu, Handianto Rasyid-Reny Lamadjido. Bupati dan Wakil Bupati Poso, Verna Ingkiriwang – Yasin Mangun.

Bupati dan Wakil Bupati Tolitoli, Amran H Yahya – M Besar Bantilan. Bupati dan Wakil Bupati Banggai Laut, Sofyan Kaepa – Ablit H Ilyas. Serta Bupati dan Wakil Bupati Sigi, Irwan Lapata – Samuel Yansen Pongi.

Gubernur Sulteng H Longki Djanggola dalam arahannya mengatakan, dua kabupaten masih menunggu hasil putusan MK. Yakni Morowali Utara dan Tojo Una-una.

Sementara Bupati dan Wakil Bupati Banggai jelasnya dilantik nanti pada Juni sesuai Akhir Masa Jabatan (AMJ). Demikian juga provinsi AMJ pada Juni 2021 sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Menurutnya, proses pelantikan secara langsung hanya diberikan kepada empat provinsi. Termasuk Sulteng. Karenanya pelantikan digelar secara ketat dengan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan penyebaran Covid-19. 

Longki meminta para kepala daerah menjalankan amanat dengan jiwa ksatria, ikhlas dan bertanggung jawab.

“Rangkul semua kepentingan yang ada. Saatnya kembali bersama. Jangan saling berburuk sangka, saling benci dan memusuhi yang bisa rugikan masyarakat,” kata Longki. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital