Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

DPRD Palu Hentikan Sementara Pembangunan Gedung Kampus IAIN, Ini Alasannya

KETERANGAN PERS - Anggota Komisi C DPRD Palu dalam RDP terkait pembangunan gedung IAIN Palu, Selasa (23/3/2021). Foto: Istimewa


PALU EKSPRES, PALU – Pembangunan Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu yang kini tengah berjalan untuk sementara dihentikan. Karena diketahui, Izin Mendirikan Bangunan (IMB) ternyata belum diterbitkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Palu.

Kepala DPMPPTSP Palu, Eka Komalasari membenarkan hal tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar bersama Komisi C DPRD Palu dan pihak Rektorat IAIN, Selasa (23/3/2021) di ruang rapat gabungan DPRD Palu. Menurut Eka, dokumen adiminstrasi perizinan IMB IAIN Palu, saat ini belum lengkap. Karenanya dia meminta pihak IAIN segera melengkapi berkas persyaratan pengurusan IMB tersebut.

“Permohonan pembuatan IMB harus lengkap. Karena kami juga memiliki standar operasional prosedur untuk pengurusan penerbitan IMB. Waktu pengurusanya hanya 15 hari saja. Jika persyaratannya lengkap,” jelas Eka dalam RDP itu. Akibat belum terbitnya IMB, Ketua Komisi C DPRD Palu, Anwar Lanasi yang memimpin RDP akhirnya memutuskan agar pembangunan gedung baru IAIN untuk sementara dihentikan. Sambil menunggu proses penerbitan IMB selesai.

Anggota Komisi C DPRD Palu yang ikut dalam RDP juga menyoroti hal itu. Lalu sepakat menghentikan sementara pembangunan gedung IAIN Palu. Anggota yang hadir diantaranya Mohamad Syarif, Ahmad Umaiyer, Abdul Rahim Nassar Al-Amri serta Muslimun.
Sebelumnya, Wakil Rektor II IAIN Palu, Kamarudin menjelaskan pembangunan di Kampus tersebut, meliputi dua item. Yakni rehabilitasi dan rekontruksi bangunan belakang, yang digagas Kementerian PUPR. Sedangkan gedung Direktorat digagas Kementerian Agama.

Menurutnya, anggaran pembangunan Kampus IAIN Palu mencapai kurang lebih Rp500 Miliar. Dengan lokasi pembangunan di Desa Pombeve, Kabupaten Sigi. Namun belakangan diketahui bahwa ada keputusan Presiden untuk melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi di Kampus pertama di jalan Diponegoro, Kota Palu.

Jumlah bangunan kelas yang akan dibangun kembali akibat bencana, sebanyak 34 kelas. Sementara, ada 13 gedung tidak bisa difungsikan. “Pengurusan adminstrasi izin pembangunan masih dalam proses,” ungkapnya. Kabag perencanaan dan keuangan IAIN Palu secara detail menjelaskan bahwa pembangunan kampus IAIN berdasarkan instruksi dari Wakil Presiden, terkait rehabilitasi dan rekonstruksi Kampus pertama. Awalnya, pihaknya tidak berkeinginan melakukan pembangunan kembali kampus IAIN di lokasi pertama. Karena masuk dalam zona rawan bencana. Olehnya, tahun 2019, mereka diundang oleh BAPPENAS dan tim dari PUPR pusat, terkait relokasi rehab, rekon IAIN ke Desa Pombeve.

Akan tetapi, pernyataan dari Direktur PUPR menyatakan bahwa rekomendasi rehabiltasi dan rekontruksi IAIN Palu, tidak ada di Pombeve, namun pembangunannya di lokasi awal Kampus. Menurutnya, dua puluh empat kelas yang berada di Kampus Desa Pombeve, mengalami kerusakan. Sehingga PUPR telah melakukan perbaikan. “Karena berdasarkan instruksi Wapres, rehab dan rekon hanya berada di Kampus pertama. Sehingga dihentikanlah semua aktifitas pembangunan di Kampus Desa Pombeve,” jelasnya.
Struktur bangunan Kampus IAIN Palu berdasarkan pola mitigasi bencana. Dimana lantai dasarnya, tidak ada aktivitas belajar mengajar. Sementara lantai atasnya bisa difungsikan untuk evakuasi bukan hanya bagi mahasiswa, tapi juga diperuntukan kepada masyarakat. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital