Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Bappeda Palu Perkuat Isu Kebencanaan dan Katahanan Iklim dalam RPJMD

RAPAT - Forum konsultasi publik digelar bersama Bappeda Palu dan yayasan care peduli dengan isu kebencanaan dan ketahanan iklim, Kamis pekan lalu di Kampoeng Nelayan Palu. Foto: Istimewa


PALU EKSPRES, PALU – Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kota Palu berkomitmen memperkuat isu kebencanaan dan ketahanan iklim dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang saat ini tengah dibahas. Untuk kepentingan itu, Bappeda melalui fasilitas Yayasan Care Peduli telah melaksanakan forum konsultasi publik yang khusus membahas isu kebencanaan, pada Kamis 1 April sampai Sabtu 3 April 2021 di Kampoeng Nelayan Palu. Kegiatan ini melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), aktivis penggiat kebencanaan dan para Camat se Kota Palu.

Kepala Bidang Data dan Informasi Bappeda Palu, Ibnu Mundzir menjelaskan, pihaknya menginginkan isu kebencanaan dan ketahanan iklim tidak hanya menjadi isu pelengkap dalam rencana pembangunan daerah lima tahunan. “Karenanya isu ini kita dorong sedari awal. Sehingga bukan hanya sebagai isu pelengkap semata atau flavour isu semata. Namun benar benar bisa sebagai mainstreaming pelaksanaan pembangunan. Makanya dalam dokumen perencanaan, isu kebencanan sudah dibicarakan dari tahap tujuan, sasaran, startegi dan arah kebijakan,” jelas ibnu Mundzir, Senin (5/4/2021).

Menurutnya, kegiatan rancangan awal RPJMD yang saat ini tengah berproses, pada prinsip hanya bersifat konsultasi dan Focus Group Discussion (FGD) terlebih dahulu. Sementara itu hasil dari forum konsultasi publik akan ditindaklanjuti kemudian dengan kerja studio yang lebih teknis. Untuk membedah dan menyusun kembali berbagai masukan dari forum tersebut.

Lalu selanjutnya masuk kedalam struktur dan teknis penyusunan RPJMD. Hal itu kata dia sesuai Permendagri 86 tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi Ranperda tentang RPJPD dan RPJMD, serta tata cara perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD. Ibnu menyebut sangat berterimakasih kepada semua pihak yang berkontribusi terhadap forum konsultasi publik. Seperti yayasan care peduli yang telah membantu kegiatan itu.

“Semoga pembuatan rencana awal RPJMD bisa semakin mendekati hal yang diharapkan. Seingga pada saat Musrenbang rancangan awal bisa semakin baik lagi,”sebutnya.

Ia berharap melalui forum konsultasi publik tersebut, unsur kebencanaan dan perubahan iklim bisa masuk sebagai mainstream dalam dokumen perencanaan yang bersifat strategis. Serta bisa dijadikan semacam inovasi dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah. “Sebab setiap daerah bisa menstreaming tema pembangunannya. Baik yang diperoleh secara teknokratis, partisipatoris, bottom up dan top down atau malah bersifat politis,” pungkasnya. (**/mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital