Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Pembagian Dana Covid-19 di Puskesmas Birobuli, Dinkes Palu Dapat 5 Persen

Foto Ilustrasi

PALU EKSPRES, PALU – Jajaran Puskesmas Birobuli, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), telah menyepakati pengembalian dana insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) tim Covid-19 untuk dibagi.

Kesepakatan pembagian dituangkan dalam sebuah berita acara kesepakatan bersama pembagian dana Covid-19 tahun 2020 nomor 823/35-92a/UPTD PKM-BB/IV/2021, Jumat (23/4/2021).

Berita acara ini menegaskan bahwa pihak Puskesmas Birobuli telah duduk bersama dalam rapat koordinasi tentang pembagian dana insentif Covid-19 yang dipimpin Kepala Puskesmas (Kapus) Birobuli.

Kesepakatan dalam berita acara ini antara lain menyebut bahwa dana insentif yang masuk ke rekening Nakes akan dikumpulkan kembali kepada bendahara untuk mempermudah pembagian sesuai dengan porsi dan resiko kerja masing-masing.

Kemudian persentase pembagian dana Covid-19 sesuai dengan porsi dan resiko kerja antara lain adalah sebesar 45 persen kepada Nakes yang menjadi tim Covid-19.

Masing-masing tim Penelitian Epidemiologi (PE) sebesar 30 persen. Tim Tracking dan Tasting sebesar 35 persen dan tim surveilans sebesar 35 persen. DT sebesar 10persen, Kapus sebesar 5persen dan LPJ sebesar 15persen.

Selain kepada tim Covid-19, dana ini juga dibagikan kepada Dinas Kesehatan Palu sebesar 5persen

Adapun Nakes yang menjadi tim Covid-19 yang bertanda tangan dalam berita acara ini sebanyak 6 orang.

Pembuatan berita acara pembagian dana Covid-19 ini dibenarkan Kepala Puskesmas UPTD Birobuli, Susanti yang dikonfirmasi, Selasa (27/4/2021) di kantornya.

Sebelumnya, pada Senin (26/4/2021), Susanti juga telah mengemukakan bahwa hasil dari pengembalian dana insentif dari Nakes memang akan dibagi sesuai porsi dan resiko kerja.

Meskipun kata dia, prihal pembagian dana tersebut dilakukan tidak sesuai petunjuk teknis (Juknis) yang ada.

Sementara itu, Kepala Dinkes Palu dr Husaema yang dikonfirmasi juga pada Selasa (27/4/2021), mengaku tidak mengetahui akan adanya inisiatif UPTD Puskesmas Birobuli untuk membagi dana tersebut.

Akan tetapi menurut dia, jika hal itu memang telah disepakati secara internal oleh Puskesmas Birobuli, maka jatah 5 persen ke Dinkes ia anggap sebagai kemanisan hati.

Apalagi katanya, dalam membuat laporan pertanggungjawaban (LPj) terhadap kegiatan penanganan Covid-19 di Puskesmas Birobuli, itu banyak mendapat bantuan dari bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes).

“Saya kira itu kemanisan hati. Karena urusan administrasi diselesaikan bagian Yankes,” ungkap Husaema.

Meski demikian, Husaema mengaku tidak tahu-menahu kepada siapa nanti dana 5 persen yang disepakati UPTD Puskesmas Birobuli tersebut.

“Yang jelas bukan kepada saya,” pungkasnya.

Sebelumnya pengembalian dana insentif Nakes ini menjadi sorotan Anggota DPRD Palu, Marcelinus. Menurutnya, pihak Puskesmas dianggap melakukan penggelapan dana karena 35 dari 45 Nakes yang mendapat insentif tersebut tidak mengetahui akan adanya pembayaran.

Namun tudingan Anggota DPRD Palu itupun telah dibantah oleh Kepala Puskesmas Birobuli. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital