Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Pembagian Dana Covid-19 Puskesmas Birobuli, Anleg DPRD Palu Soroti Pembelaan Kadinkes

Marcelinus. Foto: Hamdi Anwar/PE

PALU EKSPRES, PALU – Anggota DPRD Palu Marcelinus kembali menyorot soal pembagian dana intensif Tenaga Kesehatan (Nakes) di Puskesmas Birobuli Kecamatan Palu Selatan.

Ini menyusul adanya pembelaan dari Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Palu, dr Husaema. Yang menyatakan pembagian dana tersebut tidak melanggar ketentuan dan sudah sesuai arahan Kementerian Kesehatan.

Menurut Marcel, pembayaran dana insentif Nakes dalam kaitan penanganan Covid-19 memang dilakukan langsung ke rekening para Nakes di Puskesmas tersebut. Akan tetapi dana itu ditarik kembali oleh pihak Puskesmas dianggap telah menyalahi Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) terkait.

Apalagi, pengajuan dana tersebut dilakukan seolah-olah Nakes yang bekerja sebagai tim Covid-19 sebanyak 45 orang.

Namun terdapat 35 Nakes yang dibuatkan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) fiktif. Padahal sebenarnya yang bekerja hanya 10 Nakes dan telah di SK kan.

“Kenapa saya bilang ini LPj fiktif, karena ke 35 Nakes ini tidak bekerja sebagai tim Covid-19,”jelasnya.

Sementara 10 Nakes lainnya yang memang masuk dalam SK Tim Covid-19 pun hemat Marcel, sebelumnya juga diminta mengembalikan ke bendahara Puskesmas.

“10 Nakes ini diminta mengembalikan, padahal mereka yang benar-benar bekerja,”ujarnya.

Oleh kepala Puskesmas, hasil pengembalian dari Nakes tambahnya, lalu disepakati secara internal untuk dibagikan kembali sesuai beban dan resiko kerja.

“Padahal dalam Juknis dan Permenkes tidak diatur masalah kinerja. Jadi apa yg dibilang Kadis kesehatan itu bohong. Karena tidak sesuai fakta,”tegasnya.

Untuk diketahui pula, Inspektur Inspektorat Daerah Kota Palu, Didi Bakran telah memastikan bahwa, dana Covid-19 yang dikelola tanpa mengacu pada Juknis harus dikembalikan kepada kas negara.

Pihaknya kata Didi Bakran saat ini tengah melakukan audit khusus diseluruh Puskesmas Kota Palu sekaitan adanya pembagian dana instensif Nakes tersebut. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital