Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Pokir Tak Terakomodir, Anggota DPRD Palu Ini Ancam Walk Out

Rapat pembahasan Pokir antara Komisi C DPRD Palu dan Bappeda, Jumat 10 Juni 2021. Foto: Hamdi Anwar/PE

PALU EKSPRES, PALU – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu mengakomodir anggaran Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD Palu tahun 2022. Rencana pemberian dana Pokir ini telah melalui pembahasan bersama setiap Komisi DPRD Palu dan mitra kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Jumat 10 Juni 2021 pekan lalu penyampaian Pokir dalam perencanaan penganggaran pemerintah daerah dibahas bersama Komisi C DPRD Palu dan Bappeda serta Dinas Pekerjaan Umum.

Ketua Komisi C DPRD Palu Anwar Lanasi menjelaskan, rapat pembahasan digelar untuk singkronisasi perencanaan politik dan rencana pembangunan daerah.

Menurutnya, Pokir pimpinan dan anggota merupakan hasil penjaringan aspirasi (Reses).

“Pada prinsipnya kami berharap Pokir ini bisa terakomodir di tahun anggaran 2022,”harap Anwar Lanasi.

Sementara itu Kepala Bappeda Palu Arfan menjelaskan, usulan hasil Reses pimpinan dan Anggota DPRD Palu sudah dimasukkan dalam Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD).

Menurutnya, seluruh anggota DPRD juga sudah memiliki masing-masing akun dalam SIPD. Untuk saat ini penginputan Pokir dalam akun SIPD Anggota DPRD Palu dilakukan pihak Sekretariat DPRD.

“Kedepan harusnya yang input masing-masing anggota DPRD. Karena sudah ada akun anggota yang telah diregistrasi,”jelasnya.

Dalam rapat bersama ini sejumlah anggota komplen terhadap rencana Pokir tersebut.

Misalnya Sucipto yang mempermasalahkan namanya tidak tercantum dalam SIPD. Sucipto malah mengancam akan meninggalkan ruangan rapat.

“Dari 35 anggota DPRD hanya saya sendiri yang belum masuk. Padahal usulan reses paling sedikit. Justru saya punya yang tidak ada. Karena permasalahan untuk bagi-bagi,”kata Sucipto.

Sementara Muslimun mempermasalahkan refocusing anggaran yang ditetapkan setelah APBD ditetapkan.

Sementara Syarif menilai ada kesan Pemkot Palu lebih memprioritaskan OPD daripada usulan DPRD.

“Usulan DPRD yang selalu justru dikesampingkan,”jelasnya. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital