Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Perusahaan Tambang Galian C di Buluri-Watusampu Melanggar UKL-UPL

Muslimun. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, PALU – Sekretaris Komisi C DPRD Palu, Muslimun menyebut seluruh kegiatan pertambangan galian C di Kelurahan Buluri dan Watusampu tidak memiliki alat pengukur kualitas dan kuantitas udara. Menurutnya, hal tersebut merupakan sebuah pelanggaran.

Fakta itu kata dia terungkap saat Komisi C turun lapangan memantau langsung kegiatan penambangan tersebut beberapa waktu lalu.

“Saya kemarin jalan-jalan di sekitar lokasi tambang. Ternyata semua perusahaan tambang dari Watusampu tidak memiliki alat ukur udara,”ungkap Muslimun.

Muslimun menjelaskan, kewajiban perusahaan untuk menyediakan alat pengukur kualitas dan kuantitas udara tersebut diatur dalam dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL)

“Setelah saya baca di UPL-UKL ternyata mengharuskan mereka memiliki alat itu,” ujarnya.

Hal ini menurut Muslimun menjadi faktor penyebab banyaknya masyarakat sekitar areal pertambangan yang terserang Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA).

“Sesuai data dari Puskesmas di wilayah tersebut, masyarakat yang tekena ISPA kian meningkat,”sebutnya.

Ia menuding, dinas terkait telah lalai menjalankan tugasnya. Sebab jika peran dari perangkat Pemerintah berjalan, maka hal seperti ini tidak akan terjadi.

“Dalam Perda RTRW sudah masuk kawasan tambang. Hanya saja kami menginginkan kawasan tambang yang ramah lingkungan. Kalau hal itu juga tidak dilakukan, maka izin mereka harus ditinjau kembali,”tekannya.

Oleh sebab itu, dalam waktu dekat, DPRD Palu berencana akan memanggil seluruh pihak terkait. Karena jika permasalahan ini dibiarkan, maka dikawatirkan akan berdampak kepada masyarakat luas.

“Disitu bukan hanya masyarakat sekitar yang bisa kena dampak. Tapi pengguna jalan yang melintas juga. Dalam waktu dekat juga akan kami agendakan untuk mencari solusi atas permasalahan ini,”pungkasnya. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital