PALUEKSPRES, JAKARTA – Presiden RI Jokowi tak mempermasalahkan kritik mahasiswa BEM UI melalui meme berjudul ‘the king of lip service’ yang dishare di media sosial. Jokowi menanggapi santai kritikan itu sebab menurutnya di negara demokrasi kritik itu biasa. Jokowi bahkan menyatakan kampus tidak perlu reaktif terhadap kritik yang disampaikan mahasiswa itu.
“Ya, saya kira ini bentuk ekspresi mahasiswa. Dan ini negara demokrasi, kritik itu boleh-boleh saja, jadi universitas tidak perlu menghalangi mahasiswa untuk berekspresi,” ujar presiden seperti dilansir Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (26/6/2021) dan dikutip dari instagram omg.indonesia.id.
Namun presiden mengingatkan bahwa Indonesia memiliki budaya tata krama, sopan santun. “Saya pikir biasa saja, mereka sedang mengekspresikan pendapat,” ujarnya. “Namun ingat kita ini memiliki tata krama dan sopan santun,” kata Jokowi. Ada yang lebih penting saat ini untuk diberi perhatian. “Saat ini kita bersama-sama fokus pada penanganan covid-19,” tandasnya.
Jokowi mengatakan kritik terhadap dirinya sudah ada sejak lama. Berbagai julukan sudah pernah disematkan padanya.
“Dulu ada yang bilang saya ini klemar-klemer, ada juga yang bilang saya itu plonga-plogo, lalu ganti lagi ada yang bilang saya otoriter. Ada juga yang ngomong saya ini bebek lumpuh. Baru-baru ini ada yang bilang saya bapak Bipang, ada yang menyampaikan the king of lip service,” tutur Jokowi.
Meskipun demikian Jokowi mengaku tak mengapa dengan tudingan itu selain dia mengingatkan tentang tata krama dan sopan santun.
Sebelumnya Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia membuat meme di sosial media memberi julukan King of Lip Service kepada Jokowi dengan mengaitkan beberapa masalah di Indonesia. Postingan ini memunculkan pro dan kontra. Apalagi setelah pihak rektorat UI memanggil para pengurus BEM UI pada Minggu (27/6/2021).
Jauh sebelumnya juga, ternyata Aliansi Mahasiswa UGM melalui akun twitter memberi selamat kepada Jokowi ‘Juara Umum Lomba Ketidaksesuaian Omongan dengan Kenyataan’.
Dikutip dari Instagram idtopikcom, twit dari Aliansi Mahasiswa UGM itu juga menyertakan dua judul berita dari CNNIndonesia: “Jokowi: Masyarakat Harus aktif sampaikan kritik dan Masukan dan judul berita “Istana: Pemerintah butuh kritik yang pedas dan keras. (aaa/pe)






