Sabtu, 8 Agustus 2026

Lagi, Cabe Rawit Penyebab Inflasi Kota Palu

PALU EKSPRES, PALU– Setelah sempat mengalami deflasi di angka 0,68 persen pada Bulan Juni 2021, kini Kota Palu mengalami inflasi sebesar 0,11 persen.
Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Sulteng, Ir. Sutrisno Abusungut, M.Si melalui virtual, Senin (2/8/2021), mengatakan inflasi Kota Palu sebesar 0,11 persen di bulan Juli 2021 dipengaruhi oleh andil positif beberapa komoditas. Cabai rawit menduduki urutan teratas dengan andil 0,05 persen, diikuti seng, pisang, jagung manis, baja ringan masing-masing sebesar 0,03 persen. Selanjutnya, shampo, daging ayam ras, bawang merah , sabun mandi, dan tahu mentah masing-masing 0,02 persen.
Adapun komoditas yang memiliki andil negatif terhadap inflasi Juli 2021 adalah ikan selar sebesar 0,09 persen, diikuti tarif angkutan udara 0,08 persen, dan ikan layang 0,03 persen. Sedangkan semangka, kacang panjang, bayam masing-masing 0,02 persen.
Ada empat komoditas lainnya yang memiliki andil negative terhadap inflasi di bulan ini, dan semuanya di angka 0,01 persen. Komoditas itu adalah pepaya , wortel , ikan ekor kuning , dan buku tulis bergaris.
Namun secara umum, Kota Palu mengalami inflasi sebesar 0,11 persen pada Juli 2021 karena dipengaruhi oleh kenaikan indeks harga pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,68 persen. Kemudian kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,46 persen. Disusul kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,38 persen, lalu kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,19 persen. Terakhir, adalah kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,12 persen; serta kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,06 persen. (bid/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital