PALU EKSPRES, PARIMO – Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Zulfinasran Ahmad mengimbau kepada anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) agar menjauhi narkoba.
“Selanjutnya, imbauan saya kepada adik-adik sekalian agar menjauhi narkoba. Jangan pernah mencoba mengkonsumsi barang haram tersebut,” kata Sekkab Zulfinasran saat mengukuhkan puluhan anggota Paskibraka Kabupaten Parigi Moutong di ruang rapat lantai dua Kantor Bupati, Sabtu (14/8/2021).
Karena, kata dia, jika sudah terjerumus pada perilaku yang menyimpang tersebut maka tidak akan mudah terlepas dari ikatannya. “Katakan no kepada narkotika, dan katakan yes pada prestasi,” ucapnya.
Ia juga meminta kepada para pemuda untuk membantu pemerintah mengkampanyekan stop narkoba dan mensosialisasikannya sekaligus menjadi pelopor, serta tetap menjaga pola hidup sehat. Dengan mencuci tangan dan menggunakan masker di masa pandemi COVID-19 baik di lingkungan sekolah, maupun di lingkungan masyarakat masing-masing.
“Teruslah berkarya dan berikan pengaruh positif. Tidak lupa pula saya mengucapkan terima kasih kepada orang tua anggota Paskibraka yang telah memberikan dukungan dan motivasinya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Parigi Moutong, Ibrahim mengatakan, sebanyak 35 orang anggota Paskibraka resmi dikukuhkan.
“Jadi, sebelumnya mereka masih calon. Dan hari ini 14 Agustus 2021, sudah resmi dikukuhkan oleh Bupati yang diwakili Pak Sekkab, dan sudah menjadi anggota Paskibraka Kabupaten Parigi Moutong,” kata Ibrahim ditemui usai pengukuhan, Sabtu (14/8/2021).
Dia menjelaskan, kurang lebih 40 hari anggota Paskibraka Parimo menjalani latihan, yang dimulai sejak 7 Juli hingga 14 Agustus, dan hari ini mereka telah resmi menjadi anggota Paskibraka.
“Yang nantinya mereka ini akan bertugas sebagai pengibar dan menurunkan bendera sang Saka Merah Putih pada momen HUT Ke-76 Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 2021 di Kabupaten Parigi Moutong,” ujarnya.
Menurut Ibrahim, semua anggota Paskibraka ini ada perwakilan dari masing-masing kecamatan. “Jadi dari 23 kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong semua ada perwakilannya,” sebut Ibrahim.
Ia berharap, agar anggota Paskibraka yang baru saja dikukuhkan dapat menjaga nama baik daerah, sekolah, orang tua, dan kecamatan masing-masing serta menjauhi narkoba. “Dan, itu merupakan hal yang paling penting,” katanya.
Kemudian mengenai karakter dan apa yang mereka dapatkan saat menjalani pelatihan Paskibraka ini seperti kedisiplinan, tentang baris- berbaris, serta semangat gotong-royong tentunya diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan mereka sehari-hari. (asw/palu ekspres)






