Sabtu, 8 Agustus 2026

Ponpes Didorong Lahirkan Kader Ulama

Abdullah Latopada

PALU, PE – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng, H. Abdullah Latopada, menekankan kepada setiap Pondok Pesantren (Ponpes) di Sulteng, untuk terus melahirkan generasi-generasi ulama (ahli ilmu agama Islam), di Sulteng untuk masa yang akan datang.

“Keberadaan dan pengelolaan Pondok Pesantren, kita harapkan, dapat mendorong lahirnya kader-kader ulama di Sulteng. Sehingga, daerah kita tidak pernah kekurangan ulama yang mumpuni nantinya,” jelas Abdullah, saat membuka Rapat Koordinasi (akor) Pondok Pesantren tingkat Sulteng, di salah satu hotel di Kota Palu, akhir pekan lalu.

Abdullah juga berharap, Ponpes-ponpes di Sulteng, dapat terus meningkatkan kualitasnya, agar dapat menjadi barometer, khususnya dalam pendidikan dan pembinaan agama di Sulteng.

“Pesantren juga harus mampu meningkatkan kualitasnya, sehingga bisa menjadi barometer di Sulteng,” imbuh Abdullah.

Selain itu, Abdullah memberikan penekanan, rakor Ponpes yang digelar selama dua hari tersebut, dapat menghasilkan output yang maksimal, misalnya pada keakuratan pengelolaan data. Juga, dapat mendorong pengelolaan Pondok Pesantren lebih baik dan dapat mengurai permasalahan yang ada.

Rakor Ponpes Kemenag Sulteng, diikuti 55 peserta, yang terdiri dari para Kepala Seksi Kemenag terkait pondok pesantren, perwakilan Ponpes, dan para operator EMIS di Lingkungan Kemenag Sulteng.

Turut diundang, narasumber dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Sulteng, Kasubdit Pendidikan Kesetaraan Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI, serta Kasi Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tengah.

Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) Kanwil Kemenag Sulteng, H. Kiflin Padjala, menyebutkan, pelaksanaan rakor Ponpes bertujuan, untuk meningkatkan akurasi data, yang ada di tiap Ponpes di Sulteng.

Selain itu, juga untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan yang ada pada pengelolaan dan pengembangan Ponpes, melalui diskusi bersama para peserta rakor.

“Kita juga melakukan verifikasi, terhadap tiap Ponpes, agar dapat berkurang permasalahan dalam pengelolaannya, misalnya dalam pelaksanaan ujian atau penyelenggaraan pendidikan kesetaraan Pondok,” jelas Kiflin.

(mg01/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital