PALUEKPRES, MAKASSAR- Gubernur Sulawesi Tengah H Rusdy Mastura mengatakan saat ini Sulawesi Tengah bisa berbangga dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi sebesar 15,1%. Tetapi kata dia, pertumbuhan ekonomi yang tinggi ini anomali karena pertumbuhan itu didorong pada sektor tambang yang dananya harus ke pemerintah pusat semua.
Meski demikian, Gubernur tetap bersyukur setidaknya kata dia, industri-industri tambang di Morowali mempekerjakan pekerja lokal.
Hal itu dikatakan Gubernur Rusdy Mastura pada acara pelantikan Pengurus Ikatan Mahasiswa Sulawesi Tengah (IMA-Sulteng) di Makassar, Minggu 4 September 2021.
“Daerah kita sangat kaya akan potensi pertambangan, potensi pertanian kita juga sangat baik.”
Untuk itu Gubernur berharap jurusan studi yang diambil anak-anak Sulawesi Tengah sesuai dengan potensi yang ada di Sulteng, seperti jurusan tambang dan turunannya. Dengan harapan anak-anak kita ke depan memiliki peran dalam mengelola potensi yang ada di Sulawesi Tengah, tidak lagi harus dari luar, harus ada orang lokal kita yang bisa kerjakan,”ujar Cudi dalam siaran pers yang diterima Palu Ekspres, Minggu.
Gubernur mengingatkan bahwa potensi tambang emas sangat besar di Sulteng. Tambang nikel, besi, minyak dan gas. Gubernur berharap daerah yang sangat kaya ini dapat memberikan dampak kepada masyarakat Sulawesi Tengah.
Kepada mahasiswa dan pengurus IMA Sulteng yang baru dikukuhkan, Gubernur berpesan agar menjaga kebersamaan dan saling melindungi. Bekas walikota Palu dua periode itu juga mengharapkan mahasiswa Sulteng yang ada di Makassar dapat menyesuaikan diri dan berpegang pada nasehat orang tua dimana tanah di pijak di situ langit dijunjung.
“Dimanapun kita berada kita harus menyesuaikan diri di daerah kita berada,” kata Cudi.
Acara pelantikan Pengurus Ikatan Mahasiswa Sulawesi Tengah (IMA – Sulteng) dilaksanakan dengan Thema ” Makasangkapo RI Kasamba ‘a Mba’a , Mewujudkan Kebersamaan dalam bingkai persaudaraan diantara IMA-Sulteng agar tercipta kerukunan dan Persatuan”. (aaa/pe)






