Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

LPPM Kebencanaan Untad Gelar Seminar Nasional Penanganan Bencana

Wakil Rektor IV Bidang Pengembangan dan Kerjasama Prof. Dr. Amar, ST, MT Foto: Tangkapan layar

PALUEKSPRES, PALU–  Pusat Penelitian Kebencanaan dan Eksplorasi Sumber Daya Bumi LPPM Universitas Tadulako (Untad) menggelar seminar kebencanaan dengan tema Refleksi Bencana 28 September 2018 untuk Membangun Sulawesi Tengah Menjadi Tangguh, Senin (27/9/2021).

Seminar nasional yang dilaksanakan secara virtual bekerjasama dengan Islamic Rilief Wordwide tersebut dibuka oleh Rektor Untad diwakili Wakil Rektor IV Bidang Pengembangan dan Kerjasama, Prof. Dr. Amar, ST, MT dari ruang kerja wakil rektor.

Wakil Rektor IV  Prof Amar mengapresiasi kegiatan seminar nasional ini yang dilaksanakan oleh  Pusat Penelitian Kebencanaan dan Eksplorasi Sumber Daya Bumi LPPM Untad.

“Terima kasih kepada Dr Ir. Rustam Efendy sebagai penggagas seminar nasional online kebencanaan ini sekaligus sebagai moderator pada kegiatan ini,” kata Prof Amar dalam sambutannya saat membuka seminar tersebut.

Mengawali sambutannya, Prof Amar terlebih dahulu flash back untuk mengingatkan kembali dampak kerusakan  yang ditimbulkan oleh bencana yang dirasakan pada skala 9 MMI.

“Bencana multitester ini bukan hanya menimbulkan dampak ikutan likuefaksi namun ada juga penjarahan,” ujarnya.

Olehnya, melalui seminar nasional kebencanaan ini yang bertujuan menjadikan kita semua jadi tangguh, paling tidak ada 3 komponen yang harus dicapai dan menjadi rekomendasi utama dari seminar nasional ini. Pertama,  Melalui sistem mitigasi untuk pengurangan resiko objek. Ke dua, Adpatasi untuk penyusuaian diri yang disesuaikan dengan kerentanan wilayah kita. Ke tiga, Inovasi dan ini time frame yang dianggap baru di luar kapasitas objek.

“Kemampuan ini (inovasi) harus dibarengi kemampuan literasi,” ujarnya.

Ia tak menampik masih banyak terlihat keterlambatan dalam penyiapan-penyiapan penanganan dampak bencana. Hal ini kata Prof Amar, bukan hanya dialami oleh Pemerintah Daerah, Untad pun merasakan hal itu.

Sehingga, melalui seminar ini diharapkan banyak rekomendasi yang bersifat positif untuk Pemerintah Daerah, dan juga bagi Untad sendiri.

“Harapan kita juga agar banyak masukan dalam kegiatan-kegiatan ini,” imbuhnya. (bid/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital